SketsaNusantara.id – Pelatih Tim Nasional Indonesia U-17, Nova Arianto, kembali menerapkan aturan ketat bagi skuad Garuda Muda menjelang perhelatan akbar Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Salah satu kebijakan krusial yang ditegaskan adalah larangan total bagi seluruh pemain untuk aktif menggunakan media sosial selama masa persiapan hingga berakhirnya turnamen.
Langkah ini, yang sebelumnya juga sukses diterapkan saat Timnas U-17 (saat itu masih U-16) berlaga di Piala AFF, bukan tanpa alasan.
Menurut Nova Arianto, media sosial dinilai menjadi potensi gangguan terbesar yang dapat merusak mentalitas dan konsentrasi para pemain muda.
Kepada media, coach Nova menjelaskan apa sebetulnya tujuannya hingga ia menerapkan bagi pemain-pemain mudanya untuk 'puasa media sosial'.
"Yang pertama saya sangat senang dengan kedisiplinan mereka dalam ber media sosial, saya melihat mereka tidak melakukan postingan atau apapun," ungkap coach Nova dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Liputan6.
Bahwa anak-anak asuhannya mengikuti arahannya agar tak bermain media sosial untuk saat-saat seperti ini.
"Agar mereka bisa konsentrasi dan berfokus pada piala dunia karena itu yang kita jaga dan saat ini juga ada tim psikolog yang mengelola secara mental sebelum mereka tampil di Piala Dunia," imbuhnya.
"Saya juga sampaikan kepada pemain bahwa masalah taktikal, masalah teknik dan fisik itu tidak akan berjalan kalau pemain-pemain tidak punya mental yang baik dan itu yang saya jaga," imbuhnya lagi.
Nova Arianto menjelaskan bahwa fokus utama kebijakannya menerapkan 'puasa media sosial' ini adalah untuk memastikan Evandra Florasta dan kawan-kawan memiliki fokus penuh dan mentalitas yang kuat saat menghadapi tim-tim kelas dunia di Grup H, seperti Brasil, Zambia, dan Honduras.
Tujuannya, sebagai pemain muda yang baru pertama kali berlaga di ajang sekelas Piala Dunia, mereka rentan terhadap tekanan dan ekspektasi yang tinggi dari masyarakat hingga bisa memecah konsentrasi.