Di posisi penjaga gawang, Indonesia mengandalkan tiga kiper muda berbakat, yaitu Rendy Razzaqu, Dafa Al Gasemi, dan Hoppenbrouwers, yang dikenal memiliki refleks cepat dan kemampuan distribusi bola yang baik.
Sementara itu, di lini pertahanan, terdapat deretan pemain tangguh seperti Dafa Zaidan, Ida Bagus, I Putu Panji, Mathew Baker, Eizar, Lucas, Fabio, Ilham Romadhona, Al Gazani, dan Al Azizu.
Mereka diharapkan menjadi tembok kokoh yang siap menghalau serangan lawan dengan disiplin dan kekuatan fisik yang mumpuni.
Di lini tengah, skuad Garuda Muda diperkuat oleh para gelandang kreatif seperti Evandra, Gholy, Nazriel, Rafi Rasyiq, dan Fandi Ahmad.
Kelima pemain ini dikenal memiliki visi permainan yang luas, kemampuan mengatur tempo, serta keberanian dalam duel satu lawan satu.
Sementara itu, di lini depan, Indonesia menurunkan trio penyerang andal yang diharapkan mampu menjadi mesin gol tim, yaitu Mierza, Fadly Alberto, dan Dimas Adi.
Ketiganya diyakini akan menjadi tumpuan utama dalam membongkar pertahanan lawan melalui kecepatan, kelincahan, dan naluri mencetak gol tinggi.
Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan menjalani tiga laga krusial di babak penyisihan Grup H.
Berdasarkan unggahan resmi akun @timnasindonesia, pertandingan pertama akan digelar pada Selasa, 4 November 2025 pukul 22.45 WIB menghadapi Zambia.
Selanjutnya, Garuda Muda akan berhadapan dengan raksasa sepak bola dunia, Brasil, pada Jumat, 7 November 2025 di jam yang sama.
Laga terakhir akan mempertemukan Indonesia dengan Honduras pada Senin, 10 November 2025 pukul 21.45 WIB.
Ketiga pertandingan ini diyakini akan menjadi ujian berat bagi skuad muda asuhan pelatih Nova Arianto tersebut, terutama saat berhadapan dengan Brasil yang dikenal memiliki tradisi kuat dalam kompetisi kelompok umur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!