3. Eks Pelatih Jadi Bagian Sejarah, Bukan Rencana
Erick menyebut bahwa baik Patrick maupun STY kini hanya menjadi catatan perjalanan Timnas.
Mereka diapresiasi, tetapi tidak akan diminta kembali untuk membangun era baru.
4. Evaluasi Menyeluruh Terhadap STY dan Patrick
PSSI melakukan evaluasi terhadap keduanya sebelum mengambil keputusan. Erick mengakui ada kontribusi besar, namun juga masih banyak pekerjaan yang belum tuntas.
“Apa yang diberikan kita apresiasi, kekurangannya kita pelajari.”
Artinya, standar prestasi ke depan ditetapkan lebih tinggi.
5. Fokus Mencari Pelatih dengan Rekam Jejak Kuat
Arah baru yang diinginkan PSSI adalah pelatih berpengalaman dengan target kompetitif yang jelas, bukan lagi eksperimen.
Erick menekankan pelatih harus mampu membawa Timnas bukan hanya tampil impresif, tetapi juga menyelesaikan misi besar di level Asia.
6. Belum Ada Finalisasi Siapa Penggantinya
Saat keputusan ini diumumkan, PSSI belum menetapkan pelatih baru, baik untuk:
* Timnas Senior