SketsaNusantara.id - Kekalahan Timnas Indonesia terhadap Arab Saudi dengan skor 3-2 membuat sosok pelatih Timnas Patrick Kluivert disorot tajam.
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Arab Saudi dalam laga lanjutan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di King Abdullah Sports City Stadium.
Kekalahan ini sontak menimbulkan sorotan tajam terhadap keputusan dan taktik yang diterapkan oleh pelatih kepala, Patrick Kluivert.
Dimana dalam laga ini, Timnas sempat unggul cepat, namun justru kebobolan gol-gol mudah yang membalikkan keadaan.
Kekalahan tersebut membuat sosok Patrick Kluivert disorot dan dipandang membuat sederet keputusan aneh dan janggal yang mengakibatkan blunder bagi dirinya.
Inilah daftar deretan keputusan janggal Patrick Kluivert pada laga penting tersebut dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube bungbiel5659.
Pertama, menurunkan banyak pemain liga lokal dimana alih-alih memainkan pemain abroad yang berasal dari liga-liga Eropa, namun justru menurunkan banyak pemain liga lokal, salah satunya adalah menurunkan Mark Klok yang sebelumnya tak pernah dipanggil.
Kedua, menurunkan Yakob Sayuri bukan pada posisi semestinya sehingga kemudian menjadi titik lemah skuad Garuda sehingga menghasilkan gol-gol balasan dari Arab Saudi.
Ketiga, lebih menurunkan Beckham daripada Marselino Ferdinan, meski Marselino dinilai jauh lebih baik dari Beckham sebab Beckham dinilai tak berfungsi saat menghadapi tim-tim besar.
Keempat, Tom Haye dan Ole Romeny baru dimasukkan ketika Timnas telah tertinggal hingga 3-1 serta menarik Ragnar Oratmangoen dan Milianao Jonathan, bukan Marc Klok dan Yakob Sayuri.