SketsaNusantara.id - Pertarungan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan berlangsung sengit.
Sebab pertarungan ini tak hanya menjadi ajang penentuan nasib, tetapi juga diwarnai sejumlah fakta menarik, mulai dari kontroversi wasit hingga manuver taktis di luar lapangan terkait akomodasi.
Terdapat sederet fakta menarik terkait laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi yang akan berlangsung pada Jum'at, 9 Oktober 2025 besok.
Baca Juga: Timnas Indonesia Waswas? Kondisi Ole Romeny Belum 100 Persen Jelang Hadapi Arab Saudi
Timnas Indonesia mengambil langkah tak biasa terkait akomodasi yakni menolak hotel yang disediakan Arab Saudi.
Skuad Garuda lebih memilih hotel yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Stadion King Abdullah, Jeddah, yang menjadi lokasi pertandingan.
Mengenai keputusan tersebut telah dikonfirmasi oleh Erick Thohir sendiri selaku Ketum PSSI.
"Hotel kita tidak menggunakan hotel yang disediakan panitia, ini bagian-bagian menjaga dari X faktor supaya tim kita lebih fokus disana," ungkap Erick Thohir dilansir SketsaNusantara.id.
Keputusan tak menggunakan hotel yang disediakan Arab Saudi rupanya untuk menghindari gangguan serta menciptakan suasana yang lebih kondusif dan fokus bagi para pemain jelang laga krusial.
Fakta kedua adalah Federasi Sepak Bola Indonesia yakni PSSI sempat melayangkan surat protes resmi kepada FIFA dan AFC saat mengetahui wasit yang akan memimpin pertandingan adalah Ahmad Al Ali dari Kuwait.
Protes ini dilatarbelakangi kekhawatiran akan netralitas wasit yang sama-sama berasal dari satu kawasan Timur Tengah seperti Arab Saudi.
Apalagi Ahmad Al Ali selama ini dikenal sebagai wasit yang royal mengeluarkan kartu dan pernah memimpin pertandingan Indonesia vs Vietnam dan Indonesia saat itu kalah 0-4.
Namun protes PSSI ditolak oleh AFC sehingga PSSI menerima keputusan tersebut dan berharap penuh wasit dapat menjalankan tugasnya dengan adil dan profesional.