Baginya, absennya satu pemain tidak boleh mengurangi semangat juang, terlebih karena laga yang akan dihadapi sangat krusial.
Indonesia akan menghadapi dua pertandingan berat di King Abdullah Sports City Stadium, Arab Saudi. Laga pertama dijadwalkan pada Kamis, 9 Oktober 2025 pukul 00.15 WIB melawan tuan rumah Arab Saudi.
Hanya berselang tiga hari, pada Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB, Indonesia kembali bertanding menghadapi Irak di stadion yang sama.
Dua pertandingan ini dipandang sebagai ujian besar sekaligus kesempatan emas bagi Timnas Indonesia untuk menambah poin di klasemen.
Mengingat format kualifikasi yang ketat, setiap hasil imbang apalagi kemenangan akan sangat berharga untuk membuka jalan ke putaran berikutnya.
Bagi Reza Arya Pratama sendiri, pemanggilan ini bisa menjadi momentum penting dalam perjalanan kariernya.
Selama ini, ia dikenal sebagai kiper yang memiliki refleks cepat, keberanian dalam duel satu lawan satu, serta mental yang kuat saat menghadapi tekanan.
Masuknya Reza ke skuad senior di ajang sebesar Kualifikasi Piala Dunia menjadi bukti bahwa kerja kerasnya di level klub tidak sia-sia.
Sementara itu, Maarten Paes diprediksi akan menjadi pilihan utama mengingat pengalamannya bermain di kompetisi luar negeri dengan intensitas tinggi.
Paes sudah terbiasa menghadapi penyerang kelas dunia di MLS, sehingga pengalamannya sangat dibutuhkan ketika Garuda bertemu lawan-lawan tangguh dari Timur Tengah.
Nadeo Argawinata juga tak boleh dipandang remeh. Penampilannya di Borneo FC musim ini menuai banyak pujian.
Ketenangan dan kepemimpinannya di bawah mistar menjadikan dirinya salah satu kiper lokal terbaik saat ini. Kombinasi Maarten Paes, Nadeo, dan Reza Arya diharapkan bisa menutupi absennya Emil Audero.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!