“Padahal Ivar ini termasuk bagus lo di timnas senior terbilang jam terbang tinggi dan tenang beda banget sama klol asli bukan gimana ya secara pengalaman klol itu kurang banget juga liat dia main di timnas senior banyak hancurnya kalau ketemu tim2 gede lawan Irak blunder, Ivar salah satu yg butuh ritme bagus,” ucap @rifkifahreza.
Pemusatan latihan akan berlangsung di Jakarta mulai awal Oktober 2025. Timnas U-23 dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan India pada 10 dan 13 Oktober.
Pertandingan ini akan menjadi tolok ukur kesiapan Garuda Muda sebelum berlaga di ajang sesungguhnya.
Selain Ivar Jenner, skuad Garuda Muda untuk pemusatan latihan SEA Games 2025 tersusun dari berbagai posisi yang merata.
Di bawah mistar gawang, pelatih memanggil empat kiper muda potensial. Cahya Supriadi dari PSIM Yogyakarta kembali dipercaya setelah menunjukkan performa konsisten.
Ia ditemani oleh Daffa Fasya Sumawijaya, kiper andalan Borneo FC, lalu Erlangga Setyo Dwi Saputra yang kini memperkuat PSPS Pekanbaru, serta Muhammad Ardiansyah dari PSM Makassar. Kehadiran mereka menjadi jaminan persaingan ketat untuk posisi penjaga gawang utama.
Sektor pertahanan pun terisi penuh dengan nama-nama beken. Kadek Arel Priyatna dari Bali United, Muhammad Ferarri yang tampil solid bersama Bhayangkara Presisi FC, serta Muhammad Dzaky Asraf dari PSM Makassar akan bahu membahu menjaga lini belakang.
Ada juga Muhammad Alharezzi Buffon dari Borneo FC yang menarik perhatian karena namanya yang unik. Bek sayap cepat Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta turut dipanggil, bersama dengan Dion Marxx dari klub Belanda TOP Oss dan Tim Geypens dari FC Emmen, yang menjadi tambahan tenaga diaspora.
Deretan bek lain yang melengkapi skuad antara lain Kakang Rudianto (Persib Bandung), Frengky Deaner Missa (Bhayangkara Presisi FC), Ahmad Rusadi (Madura United), serta Raka Cahyana Riski (PSIM Yogyakarta).
Dengan komposisi ini, lini pertahanan Garuda Muda tampak lebih variatif, mengombinasikan pemain dengan pengalaman liga lokal dan internasional.
Di lini tengah, kreativitas dan daya juang akan ditopang oleh gelandang-gelandang muda yang sudah sering menjadi sorotan.
Rivaldo Enero Pakpahan dari Borneo FC bersama Robi Darwis yang menjadi andalan Persib Bandung dipanggil untuk memperkuat kontrol permainan.
Ada juga Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya), M. Rayhan Hannan (Persija Jakarta), dan Ananda Raeham Alief (PSM Makassar) yang bisa diandalkan untuk distribusi bola maupun membantu pertahanan.