sports

Resmi Dirilis! Jersey Barito Putera 2025/2026 Penuh Filosofi Budaya Banjar, Foto Pendiri Klub di Atas Logo Jadi Sorotan dan Dibilang Mengganggu oleh N

Sabtu, 20 September 2025 | 12:00 WIB
Potret Jersey Away PS Barito Putera. (Instagram/psbaritoputeraofficial)

SketsaNusantara.id – Klub Liga 2, PS Barito Putera, resmi meluncurkan jersey untuk musim 2025/2026 dengan mengusung tema besar RISE STRONGER One Kit, One Mission, Promotion.

Dalam unggahan resmi di akun Instagram @psbaritoputeraofficial, manajemen klub menyampaikan bahwa setiap desain jersey tahun ini terinspirasi dari warisan budaya Banjar dan semangat perjuangan yang sudah menjadi identitas klub selama puluhan tahun.

“Mempersembahkan jersey resmi PS Barito Putera musim 2025/2026. Setiap desain mengusung filosofi mendalam yang terinspirasi dari warisan budaya Banjar dan semangat perjuangan,” tulis akun Official PS Barito Putera yang dikutip SketsaNusantara.id dari caption unggahan Instagramnya.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Hantam Tanzania 7-1 di Laga Perdana, Netizen Sarankan Agar Disiarkan di TV

Kalimat ini menegaskan bahwa peluncuran jersey kali ini bukan sekadar pelengkap kompetisi, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap nilai budaya yang telah melekat erat di tubuh Barito Putera.

Pada unggahan tersebut menjelaskan secara detail filosofi di balik ketiga jenis jersey yang diperkenalkan.

Home Jersey terinspirasi dari Baju Jirah Antasari, pakaian perang kehormatan Pangeran Antasari. Desain ini dilengkapi angka 1988 di lengan sebagai simbol tahun berdirinya klub.

Baca Juga: Presiden FIFA Gianni Ucapkan Selamat kepada Erick Thohir atas Pengangkatan sebagai Menpora, Janjikan Dukungan untuk Sepak Bola Indonesia

Pola utama menyerupai buah nanas atau kanas, yang dalam budaya Banjar melambangkan pembersihan jiwa dan raga, layaknya besi yang dibersihkan dari karat. Pola tersebut membentuk angka 88 sebagai lambang ikonik Barito Putera.

Away Jersey memadukan nuansa modern-klasik dengan sentuhan motif Jamang, ukiran khas Banjar yang kerap menghiasi atap rumah tradisional dan masjid.

Motif ini melambangkan dualisme alam semesta, menghubungkan dunia atas dan bawah, sekaligus simbol spiritualitas Banjar.

Third Jersey menghadirkan elemen jukung, perahu tradisional Banjar, yang disusun menjadi tujuh buah. Filosofinya melambangkan tujuh bersaudara serta nilai kebersamaan Hasnur Group. Visual perahu melawan arus melukiskan perjuangan kolektif tim demi meraih kejayaan.

Baca Juga: Dito Ariotedjo Serahkan Jabatan Menpora ke Erick Thohir, Netizen Ramai Beri Komentar

Melalui desain ini, klub tidak hanya mempresentasikan jersey sebagai seragam tanding semata, tetapi juga sebagai simbol perjuangan, spiritualitas, dan identitas budaya.

Halaman:

Tags

Terkini