SketsaNusantara.id – Langkah Timnas Putri Indonesia di ajang ASEAN Womens Championship 2025 resmi terhenti. Laga terakhir di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa, 12 Agustus 2025 malam WIB, berakhir dengan skor 1-1 melawan Timnas Putri Kamboja.
Hasil ini memastikan Indonesia berada di posisi juru kunci grup, sekaligus menutup turnamen dengan catatan yang kurang memuaskan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kamboja sempat lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Indonesia mencoba bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik cepat.
Baca Juga: Dua Kali Unggul, Timnas Indonesia U-17 Harus Puas Berbagi Poin Usai Tajikistan Cetak Gol Penyelamat di Penghujung Laga
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan video Instagram @aseanutdfc, gawang Indonesia kebobolan di menit ke-76 lewat skema sepak pojok. Umpan silang Sovanmony Heng berhasil ditanduk dengan baik oleh Hok, membuat Kamboja unggul 1-0.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan video Instagram @aseanutdfc, gawang Indonesia kebobolan di menit ke-76 lewat skema sepak pojok. Umpan silang Sovanmony Heng berhasil ditanduk dengan baik oleh Hok, membuat Kamboja unggul 1-0.
Namun, Rosdilah menjadi penyelamat Timnas Indonesia setelah mencetak gol penyeimbang di menit ke-82. Sepakannya dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau kiper Soveat Chen. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang melawan Kamboja menambah daftar hasil buruk Garuda Pertiwi di turnamen ini. Sebelumnya, Indonesia kalah telak 0-7 dari Thailand dan 0-7 dari Vietnam. Dengan total kebobolan 15 gol dan hanya mencetak satu gol, Indonesia menjadi tim dengan pertahanan terburuk di grup.
Hasil imbang melawan Kamboja menambah daftar hasil buruk Garuda Pertiwi di turnamen ini. Sebelumnya, Indonesia kalah telak 0-7 dari Thailand dan 0-7 dari Vietnam. Dengan total kebobolan 15 gol dan hanya mencetak satu gol, Indonesia menjadi tim dengan pertahanan terburuk di grup.
Baca Juga: Sindiran hingga Ajakan Duel Bebas, Begini Tanggapan Rudy Golden Boy atas Call Out Paris Fernandes
Catatan ini otomatis membuat Indonesia menjadi juru kunci dan tersingkir dari ASEAN Women’s Championship 2025 tanpa meraih satu pun kemenangan.
Performa buruk ini menuai kritik tajam dari publik, terutama terhadap pelatih Timnas Putri, Joko Susilo. Banyak netizen yang menilai strategi dan kualitas permainan tim menurun drastis dibandingkan era sebelumnya.
Dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai komentar pun membanjiri akun resmi @timnasindonesia di Instagram.
Baca Juga: Erick Thohir Kembali Jadi Sorotan Netizen Usai Timnas Putri U-20 Menang tapi Gagal Lolos Piala Asia
“Pelatih Magangnya ASTAGHFIRULLAH sorry ya coach tpi bagi saya anda belum layak utk menggantikan Coach mochi. Karena permainannya dr dilatih coach mochi dan ketika anda yg memberi arahan sangat berbeda. Semoga pelatih senior penggantinya beneran orang yg MUMPUNI,” tulis @deeride7, mengkritik kualitas pelatih yang dinilai belum layak memimpin timnas.
“Jomplang banget permainan skrg sama pelatih sebelumnya,” komentar dari @kyrhmt_, menyoroti perbedaan kualitas permainan yang drastis.
“ET emang paling sat set ngeliat masa depan timnas. Secara pengalaman ngelola inter milan,” sentil @astr._, komentar tersebut menyindir Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
“Pelatih Magangnya ASTAGHFIRULLAH sorry ya coach tpi bagi saya anda belum layak utk menggantikan Coach mochi. Karena permainannya dr dilatih coach mochi dan ketika anda yg memberi arahan sangat berbeda. Semoga pelatih senior penggantinya beneran orang yg MUMPUNI,” tulis @deeride7, mengkritik kualitas pelatih yang dinilai belum layak memimpin timnas.
“Jomplang banget permainan skrg sama pelatih sebelumnya,” komentar dari @kyrhmt_, menyoroti perbedaan kualitas permainan yang drastis.
“ET emang paling sat set ngeliat masa depan timnas. Secara pengalaman ngelola inter milan,” sentil @astr._, komentar tersebut menyindir Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Baca Juga: Sukses Jatuhkan Edi Boxing 3 Kali dan Menang TKO! Paris Pernandes: Ronde 1 Sopan, Ronde 2 Santun...
“Padahal wes Bener Coach Mochi Malah Ganti Coach Weci.” tulis @peterfvk, menyayangkan pergantian pelatih yang dianggap merugikan.
“Terima kasih banyak girls tetap semangat dan semoga sukses di klub masing2, dg tidak adanya liga semoga semangat abroad sambil di dlm berbenah supaya liga cepat terealisasi dan bisa sustainabl all the best.” ujar @niafaeeza, memberi dukungan moral sambil berharap adanya pembenahan struktural.
“Bagus lah ya skrg udah selevel Kamboja.” tulis @juna.n22, memberi komentar sindiran terhadap performa tim.
Kekalahan telak dan hasil imbang melawan Kamboja menjadi cerminan bahwa Timnas Putri Indonesia perlu evaluasi menyeluruh. Mulai dari dari pembentukan liga profesional yang berkelanjutan untuk sepak bola wanita di tanah air.
Dengan kompetisi yang konsisten, diharapkan kualitas permainan pemain bisa meningkat secara signifikan.***
“Padahal wes Bener Coach Mochi Malah Ganti Coach Weci.” tulis @peterfvk, menyayangkan pergantian pelatih yang dianggap merugikan.
“Terima kasih banyak girls tetap semangat dan semoga sukses di klub masing2, dg tidak adanya liga semoga semangat abroad sambil di dlm berbenah supaya liga cepat terealisasi dan bisa sustainabl all the best.” ujar @niafaeeza, memberi dukungan moral sambil berharap adanya pembenahan struktural.
“Bagus lah ya skrg udah selevel Kamboja.” tulis @juna.n22, memberi komentar sindiran terhadap performa tim.
Kekalahan telak dan hasil imbang melawan Kamboja menjadi cerminan bahwa Timnas Putri Indonesia perlu evaluasi menyeluruh. Mulai dari dari pembentukan liga profesional yang berkelanjutan untuk sepak bola wanita di tanah air.
Dengan kompetisi yang konsisten, diharapkan kualitas permainan pemain bisa meningkat secara signifikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!