Bagi Rafael Struick, pertandingan ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi ujung tombak tim.
Publik tentu berharap Struick bisa menjawab kritik dengan performa di lapangan.
Bagaimanapun, sepak bola selalu memberikan ruang untuk pembuktian. Satu pertandingan buruk bukanlah akhir, tetapi alarm untuk segera bangkit.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @dewaunitedfc dan sejumlah komentar warganet, polemik ini jelas menunjukkan besarnya ekspektasi publik terhadap pemain muda, terutama yang datang dengan label naturalisasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!