“Kalau lawan bermain keras kita juga layani mereka, kita keras juga jangan kita lembek di depan publik kita sendiri ya. Tetapi keras bukan berarti untuk merusak lawan,” pesan Erick Thohir, seperti disampaikan Bung Ropan.
Pelatih Gerald Vanenburg menyadari pentingnya laga ini dan menargetkan kemenangan sebagai misi utama.
Ia berharap anak asuhnya bermain dengan penuh konsentrasi, menghindari provokasi dari lawan, serta menjaga mentalitas juang seperti saat menyingkirkan Thailand di semifinal.
Performa Indonesia di semifinal melawan Thailand menuai pujian. Meski tertinggal lebih dulu, Garuda Muda mampu bangkit dan menyamakan skor lewat gol Raven pada menit ke-84.
Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan, dan akhirnya dimenangkan melalui adu penalti.
“Pemain terus berjuang untuk mengejar ketinggalan. Ini yang menjadi saya pikir mental kita bagus sekali,” puji Bung Ropan.
Kiper Muhammad Ardiansyah tampil luar biasa dalam menjaga gawang, sementara lini belakang yang digawangi Kadek Arel, Kakang Rudianto, dan Doni Tri bermain disiplin.
Bahkan pemain bertahan seperti Brandon Scheunemann dan Muhammad Ferrari didorong maju untuk menyambut bola-bola atas saat serangan udara menjadi opsi utama.
Menghadapi Vietnam, fokus dan kewaspadaan tinggi menjadi syarat utama. Bung Ropan menekankan pentingnya mengontrol emosi dan tidak terpancing permainan keras lawan. “Kalau kita terpancing emosional akan rusak. Kalah kita menghadapi Vietnam,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian akhir yang tajam agar Indonesia tak perlu kembali melalui drama adu penalti. Kehadiran Jens Raven yang mencetak gol penting di semifinal diharapkan menjadi solusi tumpulnya lini depan pada laga-laga sebelumnya.
Walau sempat tidak ambil bagian dalam adu penalti, pemain kunci seperti Raven dan Arkan Fikri masih diharapkan bisa tampil pada partai final., harapan besar agar mereka bisa tampil di final masih menggantung. Semangat juang yang ditunjukkan dalam laga semifinal menjadi modal berharga untuk menghadapi Vietnam.
“Semua harus siap. Pemain-pemain akan berjuang. Kalau berjuang seperti menghadapi Thailand, saya yakin kita bisa meraih hasil yang positif,” ujar Bung Ropan.
Kunci kemenangan terletak pada fokus, kerja sama tim, dan tidak gentar menghadapi tekanan. Garuda Muda harus menjunjung tinggi sportivitas sekaligus menunjukkan kualitas terbaik sebagai tim terbaik Asia Tenggara di level U23.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!