sports

Meski Sering Buang Peluang dan Hampir Kebobolan, Indonesia Tetap Lolos ke Final ASEAN U-23 Usai Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Sabtu, 26 Juli 2025 | 11:02 WIB
Tangkapan layar Jens Raven menggiring bola dan dibayang-bayangi pemain oleh Thailand. (Instagram/sekelastimnasindonesia)

Setelah 120 menit pertandingan yang penuh ketegangan, laga harus ditentukan melalui drama adu penalti. Penonton di Stadion Gelora Bung Karno menahan napas, begitu juga jutaan pasang mata yang menyaksikan lewat siaran langsung Indosiar. Inilah momen penentuan, dan setiap langkah kecil menuju titik putih terasa sangat besar.

Penendang pertama datang dari Thailand. Pichitchai Sienkrthok yang menjabat sebagai kapten pengganti tampil pertama. Namun nasib berkata lain, tendangan kerasnya justru membentur mistar gawang. Indonesia langsung mendapat angin segar.

Kadek Arel jadi penendang pertama Indonesia. Meski bola sempat ditepis, arah tendangan Kadek terlalu kuat dan tetap masuk. Skor 1-0 untuk Indonesia dalam babak adu penalti.

Penendang kedua Thailand, Thanawut Phochai, mengeksekusi dengan sangat baik. Ia berhasil mengecoh kiper Ardiyansyah dan menyamakan skor jadi 1-1.

Kakang Rudianto maju sebagai penendang kedua Indonesia. Tendangan pertamanya ditepis oleh kiper Thailand. Namun, wasit meniup peluit dan menunjukkan bahwa kiper Thailand maju terlalu cepat dari garis sebelum bola ditendang. Eksekusi diulang, dan Kakang tak menyia-nyiakan kesempatan kedua, Indonesia kembali unggul 2-1.

Penendang ketiga dari Thailand, Songkhramsamut Namphueng, tampil tenang dan kembali mengecoh Ardiyansyah. Skor pun menjadi 2-2.

Robi Darwis jadi penendang ketiga Indonesia. Sayangnya, tendangannya terbaca oleh kiper Thailand dan digagalkan. Skor masih imbang, namun momentum sedikit berbalik ke pihak lawan.

Thailand kembali unggul lewat penendang keempat, Saphon Noiwong. Ia sukses mencetak gol ke pojok gawang. Skor 3-2 untuk Thailand.

Namun Raihan Hanan, yang sebelumnya menyumbang assist dari sepak pojok, menunjukkan ketenangan luar biasa. Ia mengarahkan bola ke tengah dan mengecoh kiper Thailand. Skor kembali imbang 3-3.

Penendang kelima Thailand, Thanakrit Laorkai, mengeksekusi dengan keras ke pojok kanan gawang. Meskipun terbaca, bola terlalu deras untuk ditahan. Thailand unggul 4-3.

Hokky Caraka tampil sebagai penendang kelima Indonesia. Dengan kepercayaan diri tinggi, ia menendang bola ke pojok kiri atas. Kiper terkecoh dan skor kembali imbang 4-4.

Memasuki penendang keenam, Chawanwit Sealao dari Thailand dengan dingin mengarahkan bola ke tengah, mengecoh Ardiyansyah. Skor 5-4 untuk Thailand.

Yardan Yafi melangkah sebagai penendang keenam Indonesia. Tendangannya sempat ditepis kiper Thailand, namun bola tetap bergulir masuk ke gawang. Skor menjadi 5-5.

Penendang ketujuh Thailand, Pattarapon Suksakit, kembali menunjukkan ketenangan luar biasa. Ia mengecoh kiper Indonesia dan mencetak gol. Skor 6-5 untuk Thailand.

Brandon Scheunemann jadi penendang ketujuh Indonesia. Tendangannya mengarah ke pojok kiri atas, meski terbaca oleh kiper, bola melaju terlalu cepat dan tetap masuk. Skor kembali imbang 6-6.

Halaman:

Tags

Terkini