"Dulu Bakrie undang makan timnas, besoknya kalah di final AFF lawan Malaysia. Prabowo undang makan dan kasih Rolex, eh hari ini kalah lagi dari Jepang," tulis akun X @purebloodever.
"Artinya, sepak bola jangan di-politisasi. Biarkan pemain timnas Garuda fokus latihan sampai kompetisi selesai," imbuhnya.
Warganet lainnya juga menyebut pemberian ini tidak etis, mengingat kondisi ekonomi saat ini terutama program pemerintah masih banyak yang amburadul.
"Daripada habisin duit milyaran buat beli Rolex, mending untuk perbaiki kualitas makan bergizi gratis. Hadiah dikurangi, pembinaan dan pelatihan dibenahi jadi di kompetisi besar, timnas mainnya bisa lebih baik lagi," komentar akun @flankID.
"Kondisi ekonomi seperti ini lho, katanya mau efisiensi malah bagi-bagi Rolex, gak etis sih, menang pildun aja belom. Abis dapat rolex malah dibabat habis Jepang 6-0," komentar akun @kutaprJKT.
Bukan tanpa alasan, Prabowo memberikan hadiah jam tangan Rolex sebagai simbol dukungan terhadap kemajuan sepak bola nasional.
Prabowo berpesan kepada pemain Timnas menjaga semangat mereka untuk bisa melangkah lebih jauh hingga kompetisi Piala Dunia 2026.
Namun, kekalahan di laga melawan Jepang ikut membuat suporter kecewa. Pemberian hadiah mewah ini juga menuai kritik dari Lindswell Kwok.
Ratu Wushu Asia yang kerap mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan dunia ini menyebut ada "kesenjangan" lantaran atlet cabang olahraga (cabor) lain kerap diabaikan dan "minim perhatian" padahal mereka bisa menorehkan prestasi di kancah internasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini