SketsaNusantara.id - PSSI hingga kini belum juga mengumumkan siapa pelatih Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025. Padahal, ajang multievent itu akan digelar pada Desember mendatang.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun buka suara. Ia mengaku belum bisa mengambil keputusan karena masih menunggu kepastian dari panitia SEA Games soal aturan di cabang olahraga sepak bola.
Format kelompok umur yang akan digunakan masih belum diumumkan. Biasanya, SEA Games mengadopsi skema U-22 atau U-23 dengan tambahan pemain senior.
"Belum. Thailand baru mengumumkan formatnya," kata Erick Thohir kepada awak media di Jakarta, Selasa 29 April 2025.
Ketidakjelasan ini membuat PSSI belum bisa menunjuk sosok yang paling pas untuk menangani skuad Garuda Muda di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut. Apalagi target yang diusung bukan sekadar tampil, melainkan mempertahankan medali emas.
"Kami juga lagi ngejar sama tim Thailand ini umurnya berubah enggak? Jangan sampai umurnya berubah," lanjutnya.
Sampai hari ini, ada 3 nama yang santer disebut masuk bursa pelatih Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025: Gerald Vanenburg, Nova Arianto, dan Indra Sjafri. Ketiganya memiliki kapasitas mumpuni, tapi juga masing-masing membawa tantangan tersendiri.
Gerald Vanenburg saat ini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23. Jika ditunjuk memimpin di SEA Games, agendanya akan sangat padat karena sudah lebih dulu menangani tim untuk Piala AFF U-23 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2025.
Nova Arianto menjadi kandidat lain yang dianggap potensial. Ia sukses membawa Timnas U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025 dan dikenal punya pendekatan dekat dengan pemain muda.
Baca Juga: Puji Erick Thohir dan PSSI, Ini Keyakinan Presiden Prabowo Untuk Lolos Piala Dunia 2026
Sementara itu, Indra Sjafri adalah nama yang tak bisa dikesampingkan. Meski saat ini tidak menjabat sebagai pelatih kepala, rekam jejaknya di SEA Games tak terbantahkan. Ia adalah arsitek di balik keberhasilan Indonesia merebut medali emas pada edisi sebelumnya.
"SEA Games saya rasa ke depan juga perlu ada perbaikan menyeluruh. Apakah dari FIFA-nya nanti mengenai SEA Games, ASIAN Games," ujar Erick Thohir.