Lebih lanjut, pihak Exist menyebut telah memberikan teguran keras kepada atlet muda yang bersangkutan. Bahkan, sang pemain langsung ditarik dari pertandingan semifinal setelah kejadian, sebelum video viral itu menyebar luas di media sosial.
Sanksi dan Pembinaan Mental Juara
Tidak hanya berhenti pada teguran, klub juga menegaskan akan menjatuhkan sanksi internal untuk meningkatkan disiplin serta membentuk mental juara yang berintegritas bagi atlet-atlet binaan mereka.
Ketua Harian Exist Badminton Club, Harry Hartono, mengatakan bahwa sikap sportif harus menjadi landasan utama dalam membentuk seorang juara sejati.
“Kemenangan bukan diraih dengan hal yang mengotori semangat sportivitas,” tegas Harry dalam pernyataannya.
Siapa Sosok Atlet yang Viral karena Remas Shuttlecock?
Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id, atlet muda yang diduga melakukan kecurangan dalam pertandingan tersebut adalah Anandirga Triadi, salah satu talenta muda yang sedang ditempa oleh Exist Badminton Club.
Kontroversi ini menjadi peringatan keras bagi dunia olahraga Indonesia bahwa integritas dan sportivitas adalah nilai yang tidak bisa ditawar.
Menang atau kalah adalah bagian dari proses, namun cara mencapainya harus tetap bersih dan bermartabat.
Netizen pun memberi reaksi beragam dengan viralnya video kecurangan atlet muda binaan Exist Badminton Club tersebut.
“Pelatih juga harus diusut, tuh apakah ada memberikan arahan untuk ngeremes-remes bola biar mleyot saat servis dilakukan ? Anak sekecil itu lho, kok bisa-bisa nya mikir berbuat curang karena takut ketikung,” tulis akun @ixan_goodmintonxxx.
“Berikan sangsi yang mendidik supaya di next pertandingan bermain jujur dan sportif,” timpal akun @setyo_xxx.