SketsaNusantara.id - Keberhasilan Timnas U-17 Indonesia yang lolos kualifikasi Piala Dunia U-17 2025 membuat publik ikut menyoroti Nova Arianto.
Pelatih tim Garuda Muda ini menjadi sorotan utama di jagat media sosial. Banyak warganet memuji sekaligus mengapresiasi kerja keras Garuda Muda yang ikut menggaungkan nama Nova Arianto hingga jadi trending topic di platform X (dulu Twitter).
Sebagaimana diketahui, tim Garuda Muda berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor 1-0 dan sukses membantai Yaman dengan skor telak 4-1 dalam laga kualifikasi Piala Asia U-17 2025 yang sekaligus mengamankan tiket Timnas U-17 Indonesia lolos ke turnamen dunia tersebut.
Prestasi ini tak hanya mengukir sejarah bagi sepak bola Indonesia, tetapi juga menobatkan Nova Arianto sebagai pelatih asal Indonesia pertama yang berhasil membawa timnas lolos ke Piala Dunia melalui jalur kualifikasi.
Sosok Nova Arianto ramai jadi sorotan. Gaya kepelatihannya yang tegas dan disiplin, mirip dengan pendekatan Shin Tae Yong (STY) di timnas senior, juga ikut menarik perhatian publik.
Mengenal lebih dekat, berikut profil singkat Nova Arianto dan menguak gaya kepelatihannya dihimpun SketsaNusantara.id dari situs transfermrkt hingga akun Instagram @novarianto30 dan berbagai sumber.
Nova Arianto bukanlah nama baru di dunia sepak bola Indonesia. Sebagai mantan pemain, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 4 November 1979 ini dikenal sebagai bek tangguh yang pernah memperkuat klub-klub besar seperti Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.
Kariernya sebagai pemain profesional dimulai di Persebaya, tempat ia menorehkan empat tahun pengabdian dan meraih gelar pemain terbaik Divisi Utama pada 2007.
Selama aktif bermain, Nova memperkuat Timnas Indonesia pada periode 1996-2008, menunjukkan dedikasi dan semangat juangnya yang tinggi sebagai atlet sepak bola profesional.
Setelah gantung sepatu pada 2015 bersama Persipasi Bandung Raya, Nova memilih meniti karier kepelatihan, mengikuti jejak ayahnya, Sartono Anwar, pelatih legendaris Timnas Indonesia pada era tahun 1980-an.
Langkah awalnya dimulai sebagai asisten pelatih di Pelita Bandung Raya pada 2013, hingga akhirnya bergabung dengan tim kepelatihan Shin Tae Yong pada tahun 2020.