Adaptasi dengan Kluivert yang jelas butuh waktu menjadi sesuatu yang sulit dilakukan di tengah jadwal padat kualifikasi yang menimbulkan keresahan para pemain.
Di bawah Shin Tae-Yong, Indonesia mampu menahan imbang Australia 0-0 di GBK pada September 2024. Namun setelah dipegang Kluiverti, Garuda malah dibantai habis dengan skor akhir 5-1.
Pendapat Ragnar, Verdonk, dan Diks ini sejalan dengan kekhawatiran suporter yang ramai memprotes PSSI. Bagi kritikus, keputusan PSSI juga dianggap gegabah yang bisa membawa dampak buruk bagi perjuangan Indonesia menuju Piala Dunia 2026.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini