Kekalahan ini mempertegas perbandingan antara Kluivert dan Shin Tae-Yong, dengan banyak yang menilai strategi bertahan Indonesia di bawah Kluivert rapuh, hingga akhirnya kebobolan 5 gol dan membawa kemenangan untuk Australia.
"Singa apanya. Lu aja gak ngasih arahan dari bench, kaga triak2 buat beri arahan padahal lu kan bisa komunikasi lancar, kita ketinggalan beberapa gol bukanya ngasih intruksi buat pemain dari pinggir lapangan malah cengar cengir duduk doang. Mana katanya Alex Pastoor Prof juru taktik?" protes akun @casualheart_.
"Baru kali ini ada pelatih yang terang-terangan nyalahin pemainnya sendiri, astaga perihal pinalti gitu lo salahin Dicks di depan publik. pelatih harusnya nguatin pemainnya, dan lu malah nggak introspeksi diri kenapa kita bisa kalah," komentar akun @wayypr.
Respons Kluivert yang penuh penyesalan tak cukup meredam amarah publik. Tagar #KluivertOut pun semakin menggema, menambah tekanan bagi pelatih baru ini di laga-laga mendatang.
Kekalahan ini membuat posisi Indonesia di klasemen Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 makin terpuruk dan kini turun ke peringkat kelima.
Peluang untuk lolos langsung ke putaran final pun semakin menipis, meski masih ada tiga pertandingan tersisa, termasuk laga kandang melawan Bahrain yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Selasa, 25 Maret 2025 mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini