"Erick Thohir & Patrick Kluivert. Dua orang yang pantas dihina dicaci maki dibully. Ketum PSSI pecat STY padahal prestasinya lagi mentereng bersama Timnas indonesia. Kluivert pemain judi tapi cosplay jadi pelatih, fix #KluivertOut #ErickThohirOut," imbuh netizen lainnya.
"Heran, biasanya liat STY marah-marah teriak-teriak di pinggir lapangan apalagi pas Timnas ketinggalan skor, padahal bahasanya gak sama tapi masih usaha arahkan pemain. Kluivert beda. Dia anteng-anteng aja ketinggalan banyak gol kayaknya dia pun ga tau harus ngapain, gak paham main bola apa gimana?" sindir netizen lainnya.
Banyak warganet yang ikut mengunggah meme Shin Tae Yong dengan tulisan, "Gimana enak jamanku to?".
Meme tersebut menunjukkan kerinduan para suporter pada sosok pelatih yang membawa masa depan cerah hingga membuat tim Garuda mendunia.
Bagi mereka, Shin Tae-Yong bukan hanya pelatih, tetapi juga sosok yang telah membangun fondasi kuat bagi sepak bola Indonesia modern.
Bahkan, meski sudah dipecat pun Shin Tae-Yong masih tetap memantau permainan Timnas Indonesia dan ikut nonton bareng saat laga kontra Australia.
Kekecewaan atas kekalahan Timnas ini juga semakin memuncak di tengah situasi politik dalam negeri yang tengah memanas usai pengesahan UU TNI oleh DPR RI baru-baru ini.
Bagi sebagian publik, kekalahan Timnas menjadi simbol lain dari ketidakstabilan dan keputusan-keputusan yang dianggap tidak tepat di berbagai sektor, termasuk olahraga.
Dengan kekalahan ini, posisi Indonesia di klasemen Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 kian terpuruk, turun ke peringkat kelima.
Peluang untuk lolos langsung ke putaran final pun semakin menipis, meski masih ada tiga pertandingan tersisa, termasuk laga kandang melawan Bahrain pada hari Selasa, 25 Maret 2025 mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini