SketsaNusantara.id - Timnas Indonesia kalah telak dari Australia yang memicu protes besar hingga desakan Erick Thohir mundur dari PSSI.
Dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang digelar pada hari Kamis, 20 Maret 2025 di Sydney Football Stadium, Timnas Indonesia kembali menelan pahitnya kekalahan setelah berakhir dengan skor telak 5-1.
Kekalahan ini bukan hanya sekadar angka di papan skor, tetapi juga menjadi pukulan keras bagi harapan publik terhadap sepak bola Indonesia.
Tak lama setelah peluit akhir berbunyi, tagar "Kluivert Out" langsung melejit jadi trending topic di media sosial X yang mencerminkan kekecewaan mendalam dari para suporter Timnas Garuda.
Kekalahan Timnas Indonesia ini dituding sebagai pengambilan keputusan PSSI yang terlalu terburu-buru pasca melakukan penggantian pelatih yang menuai kontroversi beberapa bulan lalu.
Pada awal Januari 2025, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengambil keputusan mengejutkan dengan menggantikan Shin Tae Yong (STY) dengan Patrick Kluivert.
Pelatih asal Korea Selatan yang sebelumnya berhasil membawa Timnas Indonesia menorehkan sejumlah prestasi gemilang, mendadak digantikan oleh Patrick Kluivert, yang diharapkan membawa angin segar.
Namun, debut Kluivert justru berakhir tragis. Skuad Garuda yang sebelumnya mampu bersaing dengan tim-tim kuat seperti Arab Saudi kini tampak tak berdaya di tangan pelatih baru ini.
Di bawah asuhan Shin Tae-Yong, Timnas Indonesia berhasil menunjukkan peningkatan signifikan.
Kemenangan atas Arab Saudi dengan skor 2-0 pada bulan November 2024 lalu menjadi salah satu bukti bahwa tim ini tengah berada di jalur yang benar menuju Piala Dunia 2026.
Namun, kekalahan dari Jepang dan China di putaran ketiga kualifikasi tampaknya menjadi alasan PSSI untuk melakukan perubahan drastis.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube PSSI, Erick Thohir mengumumkan pencopotan STY yang terbilang mendadak pada hari Senin, 8 Januari 2025.