Selain itu, Falcon Pictures juga menyinggung soal ratusan kru juga puluhan seniman yang terlibat di dalam proses produksi film A Business Proposa.
Bahkan, Falcon Pictures menyeret nama seniman senior Slamer Rahardjo, Indro Warkop, juga Indy Barends.
“Dalam prosesnya, setiap hari mereka ke lokasi syuting dengan mindset memberikan penampilan dan usaha terbaik untuk merayakan cerita ini,” tulis Falcon Pictures.
Hasilnya, Falcon Pictures mengaku film adaptasi A Business Proposal menghadirkan cerita romantic-comedy yang menghormati cerita asli, lucu, hangat, meng-Indonesia, juga menyentuh isu sosial terkini di masyarakat.
Sementara itu, soal para pemain film A Business Proposal yang tidak menonton serial aslinya, Falcon Pictures berdalih, hal itu dilakukan bukan karena kesombongan, melainkan dari pemilihan pendekatan akting.
“Seniman memiliki banyak cara (dan semua cara, valid) dalam melakukan pendekatan terhadap cerita,” tulis Falcon Pictures.
Di akhir surat terbukanya, Falcon Pictures meminta maaf dan memastikan 100 kru juga 20 seniman yang terlibat dalam film A Business Proposal telah bekerja dan memberikan usaha terbaik mereka.
Sementara itu, kritikan Ika Natassa pada permintaan maaf Falcon Pictures menuai respons beragam dari netizen di kolom komentar cuitannya.
“Falcon Pictures bukannya negur Abidzar, malah dibelain sampai ngeluarin surat permohonan maaf pun masih terkesan nyudutin netizen. Pake bawa-bawa nama aktor senior, lahh kenapa jadi netizen yang harus mikir. Kenapa gak dari awal si Abidzar ditegur biar nggak makin bablas songongnya,” tulis akun @desiana_bexxx.
“Yess, baru kali ini kayaknya liat management sampe mohon-mohon dan nyebutin ada 100 kru, pemain-pemain senior. Padahal tanpa disebutin pun kita tau namanya bikin film pasti banyak kru. Kalo akting sendirian mah namanya ngevlog,” tulis akun @calatheatixxx.
“Lebih ke gaslight penonton sih, jadi makin males, malah ngejual nama senior, kalau berani mah langsung tegur yang bersangkutan, kasih sanksi apa kek,” tulis akun @desilesxxx.
“Setujuu, harusnya itu jadi pikiran dia as main cast yang bawa tanggungjawab itu. Bukan ‘calon’ penonton. Ini kok malah guilt tripping,” tulis akun @Kyupopoxxx.