SketsaNusantara.id - Menghadapi ancaman boikot jelang penayangan perdana, Falcon Pictures yang memproduksi film A Business Proposal meminta maaf lewat sebuah surat terbuka.
Diketahui, ancaman boikot ini bermula dari kontroversi pemeran utamanya Abidzar Al Ghifari.
Alih-alih mendapat sanjungan, permintaan maaf Falcon Pictures tak lepas dari kritikan.
Baca Juga: Rayakan 5 Tahun Pernikahan, Isyana Sarasvati Kenang Momen Spesial saat Dipinang Rayhan Maditra
Salah satunya datang dari Ika Natassa.
Penulis novel populer Tanah Air ini mengkritik permintaan maaf Falcon Pictures.
Tanpa menulis nama, menurut Ika, justru sang aktor harus memikirkan bahwa film yang diproduksi merupakan hasil kerja kolektif dari banyaknya kru di belakangnya.
“Aku rasa sang 'aktor' itulah yang harusnya memikirkan bahwa film itu kerja kolektif dari sekian banyak kru dan pemain, sehingga dia paham betul tanggung jawab moralnya kepada tim,” tulis Ika Natassa dikutip SketsaNusantara.id dari akun X pribadinya pada Selasa, 4 Februari 2025.
Lebih lanjut Ika mengatakan, sang aktor yang seharusnya hormat pada rekan kerja, terlebih lagi para senior, sehingga tidak berperilaku seenaknya.
“Dia yang seharusnya hormat pada rekan kerja, apalagi para senior, sehingga tidak berperilaku seenaknya,” sambung Ika.
Baca Juga: 236 Pengendara Meninggal akibat Kecelakaan di Jombang, Jalan Rusak Jadi Salah Satu Penyebab
Sebagaimana diketahui, Falcon Pictures pada Senin, 3 Februari 2025, meminta maaf lewat surat terbuka yang diunggah di akun media sosialnya.
Dimana dalam permintaan maafnya, Falcon Pictures mengaku amat berhati-hati dalam proses adaptasi webton The Office Blind Date atau versi drama Korea berjudul A Business Proposal.