SketsaNusantara.id - Rumah produksi Falcon Pictures akhirnya angkat bicara usai film A Business Proposal menuai kontroversi.
Melalui akun Instagramnya, Falcon Pictures mengunggah pernyataan klarifikasi terkait pernyataan Abidzar Al Ghifari, pemeran utama dalam film A Business Proposal versi Indonesia.
Klarifikasi tersebut ditujukan kepada pecinta cerita A Business Proposal dan The Office Blind Date.
Dalam pernyataannya, Falcon mengaku sangat berhati-hati dalam proses produksi film A Business Proposal yang merupakan adaptasi dari serial dan webtoon asal Korea Selatan.
Rumah produksi yang berdiri sejak 2010 ini menuturkan, film tersebut merupakan hasil kerja keras 100 kru dan 20 seniman, termasuk Indro Warkop dan Indy Barends.
Falcon pun beberapa kali menekankan kehati-hatiannya dalam menggarap film yang dijadwalkan rilis pada 6 Februari 2025 ini.
Selain itu, Falcon Pictures juga akhirnya buka suara perihal pernyataan kontroversi yang diucapkan Abidzar Al Ghifari beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, anak sulung mendiang ustadz Jeffry Al Buchori ini sempat mengaku hanya menonton episode pertama serial A Business Proposal Korea yang dirilis tahun 2022 lalu.
Ia bahkan sesumbar hendak menciptakan karakternya sendiri dan menolak untuk berperan sama persis dengan tokoh utama dalam drama Korea A Business Proposal.
Menanggapi pernyataan Abidzar yang viral tersebut, Falcon Pictures menegaskan, pernyataan Abidzar tersebut bukan berlandaskan arogansi sang aktor.