Selama masih disana, pria itu aktif mengikuti seminar dan lomba memasak hingga sukses menemukan bumbu dasar pada tahun 1987.
Selain itu, Rudy pun sempat mencoba berbagai pekerjaan meski masih berhubungan dekat dengan bidang kuliner.
Rudy Choerudin memperoleh jabatan sebagai staf khusus pada redaksi majalah khusus memasak di tahun 1988 sampai 1995.
Selanjutnya, dirinya pun sempat bekerja sebagai manajer di Jawa Garden Restaurant dan staf pengajar di Lembaga Kuliner Indonesia pada tahun 1991.
Bahkan, Rudy pernah bekerja sebagai penyiar radio di salah satu radio wanita di Jakarta sampai akhirnya terkenal lewat acara Selera Nusantara pada tahun 1997.
Pada acara ini Rudy mengenalkan berbagai detail masakan Nusantara yang menggugah selera serta memberi tips yang berguna dalam dunia memasak.
Kemunculannya di layar kaca tersebut membuat sosok Rudy Choerudin disebut-sebut menjadi pelopor entertainer memasak kaum pria.
Popularitasnya yang makin melonjak usai menjadi pemandu acara memasak, dirirnya Rudy juga menjajal dunia periklanan.
Selain itu, Rudy diketahui merilis beberala buku kumpulan resep seperti Resep Praktis dengan Bumbu Dasar Merah, Hidangan Nusantara, Cake Cantik dalam Plastik Mika, dan 48 Masakan Daging Selera Indonesia.
Bahkan Buku 48 Masakan Daging Selera Indonesia itu sukses meraih sertifikat dari Museum Rekor Indonesia.
Hal ini terjadi karena bukunya memakai sistem tabel pertama di Indonesia dengan variasi masakan terbanyak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!