"Bedanya kalau ngamen di sana kita harus punya license. Jadi ada license-nya. Kita harus dateng, apa namanya, satu tempat, foto, bayar. Kita bayar per bulan itu kayaknya 10 dollar deh," ungkapnya.
Asalkan memiliki license, orang bisa mengamen kapan saja dan di mana saja.
"Punya license, kita bisa ngamen di mana saja," tambahnya.
Namun, Ardhito mengaku sekarang sudah tidak memiliki license itu.
"Udah ilang di dompet gua," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!