Ibunya sengaja menutupi warisan tersebut bersama dengan sang ayah dan berusaha untuk membuat diri Hanung menjadi Jawa.
Cara yang dilakukan oleh orang tuanya agar dirinya sepenuhnya menjadi Jawa waktu itu adalah membuat rumah joglo, dimana dalamnya ada gamelan dan memiliki memiliki perkumpulan karawitan.
Saat itu Hanung diketahui tinggal bersama kakek dari pihak ibu yang merupakan seorang seniman Jawa dan mempunyai bioskop di Tegal.
Kakeknya pun tidak mau disebut orang Cina, sehingga anak-anaknya tidak diajari bahasa Cina.
Situasi politik di daerah Tegal di masa itu dikatakan keras sekali terhadap orang yang memiliki keturunan Cina atau Tionghoa.
Alasan itulah yang akhirnya nembuat keluarga Hanung menutupi hal ini dan bahkan sang kakek memutus hubungan soal apapun tentang darah Tionghoa.
Demikianlah tadi latar belakang keluarga Hanung Bramantyo yang ternyata dulunya memiliki kekerabatan dengan keturunan Cina.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!