SketsaNusantara.id - Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden baru saja umumkan Indonesia kini segera miliki tambahan bioskop sebanyak 51 buah.
Penambahan bioskop hingga 51 buah tersebut menurut salah satu netizen merupakan bentuk kolusi, korupsi dan nepotisme.
"Jadi, Raffi Ahmad gandeng RANS Ent buat bangun Sam's Studio Bioskop yang mana Raffi Ahmad juga sebagai salah satu pemilik Sam's Studio. Ini maksudnya @prabowo @Gerindra korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam satu program sekaligus? Keren," dilansir SketsaNusantara.id dari laman X @Mas Hara.
Baca Juga: Gus Miftah Mengaku Potongan Rambutnya Ditawar Miliaran, Warganet: Rambut Hahal, Harga Diri?
Saat ini Raffi Ahmad memang sudah mengumumkan akan membuka 51 bioskop, Raffi Ahmad yang merupakan Utusan Khusus Presiden ini juga berbicara terkait regulasi yang akan diberikan oleh pemerintah.
Dimana pada proyek pengadaan bioskop tersebut yang akan melakukan regulasi adalah RANS Entertainment yang merupakan milik Raffi Ahmad sendiri.
Proyek bioskop tersebut bernama Sam's Studio dimana Raffi Ahmad juga merupakan salah satu pemiliknya.
Sam's Studio sendiri merupakan bioskop yang berkonsep stand alone alias tidak menyatu dengan mall seperti kebanyakan di kota-kota besar.
Bioskop Sam's Studio ini diketahui merupakan bioskop yang namanya diambil dari nama belakang dua pemiliknya yakni Sonu Samtani pemilik Mega Kreasi Film dan Raffi Ahmad.
Sam's Studio sendiri akan menyasar ke wilayah daerah dan kecamatan seperti Cibadak, Cianjur, Indramayu, Subang, Pekalongan hingga daerah Jawa Timur seperti Probolinggo, Kediri hingga Pasuruan.
Caption pada akun X itu tentu saja mengundang perdebatan dikalangan netizen yang mendukung atau justru bertolakbelakang dengan tuduhan Raffi Ahmad sedang lakukan KKN dengan pengadaan Sam's Studio ini.
Sebab itulah akun X @Mas Hara menjelaskan apa itu arti KKN menurutnya pada konteks Raffi Ahmad dan Sam's Studio-nya.