showbiz

Jessica Iskandar Derita Pelengketan Plasenta Usai Melahirkan, Ternyata Begini Penyebab, Gejala, Hingga Pengobatan bagi Ibu Hamil yang Mengalaminya

Senin, 9 Desember 2024 | 19:00 WIB
Penjelasan terkait ibu hamil yang menderita Plasenta Akrea hingga membuatnya mengalami pendarahan hebat, dan salah satunya dialami oleh Jessica Iskandar. (instagram.com/@inijedar)

SketsaNusantara.id- Baru-baru ini artis Jessica Iskandar masih dalam proses penyembuhan karena berjuang setelah melahirkan anak ketiganya.

Kabarnya Jessica Iskandar atau kerap disapa Jedar ini mengalami pelengketan plasenta hingga membuatnya mengalami pendarahan yang cukup parah.

Melihat hal tersebut, akhirnya Jessica Iskandar harus menjalankan operasi dan diketahui menghabiskan beberapa kantung darah.

Baca Juga: Madura Pride! Kamari Buah Hati Jennifer Coppen Makan Bareng Para Pekerja di Rumahnya, Netizen Salfok Sama Menu Santapan

Berita terkait kondisi Jedar dibagikan oleh akun instagram @lambegosiip yang dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Jadi sebenarnya apa itu artinya pelengketan plasenta yang menimpa artis Jessica Iskandar ini? berikut penjelasannya.

Pelengketan plasenta atau Plasenta akreta merupakan suatu keadaan saat plasenta (ari-ari) tumbuh terlalu dalam pada dinding rahim.

Baca Juga: Kunto Aji Blak-Blakan Akui Pernah Alami Kejadian Tak Menyenangkan di Jawa Tengah, Bikin Netizen Penasaran, Ada Hubungannya dengan 'Raja Jawa'?

Kondisi tersebut menjadi masalah kehamilan serius yang berakibat pada perdarahan hebat serta kerusakan rahim.

Plasenta sendiri adalah organ yang terbentuk di dalam rahim ketika masa-mas kehamilan yang memiliki fungsi untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi dari ibu kepada janin.

Setelah ibu melewati proses melahirkan, secara normal plasenta yang ada di dinding rahim akan terlepas.

Baca Juga: Makin Melebar, Ustadz Felix Siauw Mengaku Khawatir di Tengah Huru-Hara Gus Miftah dan Pedagang Es Teh: Hati-Hati...

Tetapi bagi yang mengalami plasenta akreta, sebagian atau seluruh plasenta akan tetap melekat erat ke dinding rahim karena tumbuh terlalu dalam.

Tentu saja hal itu dapat berakibat fatal dengan pendaharan hebat bagi ibu usai melahirkan.

Halaman:

Tags

Terkini