"Ada yang tiap bulan sejutaan, tapi waktu kumpul habisnya bisa 10 juta sendiri. Tapi itu emang niatnya silaturahmi sih ya. Kalau gak ada arisan tu jadi jarang ketemu," katanya.
Iis Dahlia juga mengaku dari banyaknya grup arisan yang diikuti dari berbagai kalangan membuat Ia belajar banyak hal salah satunya pintar menempatkan diri.
"Jadi seru kehidupan mama tu ya, kalau sama orang ini sikapnya harus begini, kalau yang itu ya beda lagi," lanjut pedangdut 52 tahun itu.
Namun yang paling seru adalah kelompok arisan Ladies dan Gass. Arisan Ladies berisi artis yang sudah berteman sejak merintis karir di industri musik.
Sedangkan Gass merupakan gabungan Artis Seniman Sunda seperti Melly Goeslaw, Hedi Yunus, Armand maulana, Dewi Gita, Irfan Hakim dan alin lain.
"Kalau Gass itu gabungan artis sunda. banyak banget ada Melly, Armand, Dewi Gita, Irfan, banyak banget dan seru. Kadang juga ada Kang Sule," terangnya lagi.
Sementara itu, untuk Ladies, berisi artis Kris Dayanti, Tamara, Melly, Rossa dan lainnya.
Geng inilah yang disebut Iis punya obrolan internal yang gak semua orang boleh tahu.
"Ladies tu ada Krisdayanti, Melly, Rossa banyak teman kecil dari industri ini ya. Sometimes kita ada obrolan internal, jadi belum tentu orang tahu apa yang diomongin," ungkap Iis.
Selain itu, ada juga WWI, Salshadila menyebut geng satu ini sebagai dayang-dayang ibunya.
"WWI bukan arisan, lebih ke dayang-dayang," kata Salsa.