Verrel Bramasta juga menyoroti soal media sosial sebagai alat penyebar kabar-kabar hoax yang menjadi masalah besar di suatu negara.
"Menyebarkan berita hoaks secepat virus dan tetap saja itu sama berbahayanya seperti yang ketua saya katakan sebelumnya," tutur Verrel.
Verrel pun mengajak seluruhnya untuk memikirkan cara meningkatkan literasi digital, keterampilan digital, dan literasi media digital.
"Untuk apa? Agar kita bisa bekerja sama dan membuat masyarakat lebih memahami tentang informasi terutama di era digital," imbuhnya.
Video Verrel Bramasta yang lantang berbicara di forum internasional tersebut heboh dan dipenuhi komentar positif.
Tak sedikit warganet menyampaikan bahwa seharusnya seorang pejabat seperti Verrel Bramasta, selain memiliki cara pemikiran baik juga harus memiliki cara penyampaian yang baik.
"Kalau kualitas celebrity yang masuk politik seperti mas Verrel semua pasti kita dukung," komentar akun @ilhamsaheri.
"Harusnya public speaking seperti ini di contoh Anggo dewan lain, bangga sama mas dewan," komentar zakylio.
"Terpukau semua baik se-ruangan juga se-Instagram," tulis komentar netizen.
"Contoh keberhasilan orang tua dalam mendidik anaknya, cerdas berilmu, berakal dan beramal," tulis komentar netizen lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!