Erick bahkan membeberkan voice note curhatan Yati Pesek yang mengaku sakit hati karena dihina Gus Miftah.
Melalui voice note tersebut, Yati Pesek menyampaikan kekecewaannya pada Gus Miftah dan hanya bisa pasrah hingga akhirnya ada yang menyebarkan videonya hingga viral.
"Sebenarnya memang aku diam saja, tapi sakit hati juga selama ini aku dari kecil sampai tua jadi seniman menjaga budayaku, gak asal-alasan di mana pun aku jaga tata krama budi pekerti yang baik," ungkap Yati Pesek menggunakan Bahasa Jawa dalam voice note yang dibeberkan Erick Estrada.
"Tapi, ya kok aku dapat omongan Miftah yang kaya gitu. Aku dibilang b*jin**n dibilang lo**e salahku apa ya?" imbuhnya.
Perkataan Yati Pesek itu membuat Erick menangis. Seniman legendaris berusia 72 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya rela tak dibayar karena ingin menyambut Miftah sebagai tamu.
Namun, yang ada hanya berujung kekecewaan karena mendapat guyonan yang membuatnya sakit hati, hingga membuatnya tak nyaman di depan panggung.
Yati Pesek juga mengungkapkan rasa syukur dan mengambil hikmah dari kejadian ini terlebih setelah video viral agar bisa memberi pelajaran bagi semua orang.
"Aku di sana itu ya gak dibayar, gak minta bayaran. Aku ke sana itu menyambut tamu, lah kok ujung-ujungnya malah dikata-katain begitu, udah tau ternyata sifatnya (Miftah) kaya gitu," kata Yati Pesek.
"Ya tapi aku selama ini cuma diam, berdoa saja, ngadu ke Gusti Allah. Lha kok tiba-tiba ada yang videokan terus viral, ya semoga kita semua sehat-sehat. Teruskan semangat budaya kita ya nak, erick ya," pungkasnya.
Melalui voice note ini, Erick Estrada mengaku tak ada niatan ingin mendompleng popularitas atau ingin ikut terkenal menanggapi video viral Gus Miftah.
Aktor asal Solo (Surakarta) ini hanya ingin mengingatkab kepada semua seniman maupun pemuka agama untuk lebih berhati-hati dalam melontarkan bercandaan.