SketsaNusantara.id - Krisdayanti beberapa waktu lalu mengunggah momen ketika bertemu dengan Megawati Soekarnoputri usai pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
Melalui akun Instagramnya, penyanyi yang kini terjun ke dunia politik itu meminta maaf kepada Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Ketum PDIP).
Sebagaimana diketahui, istri Raul Lemos ini merupakan kader PDIP yang maju jadi Calon Wali Kota Batu bersama Kresna Dewantara mengikuti Pilkada 2024.
Namun, sayangnya pasangan Krisdayanti dan Kresna ini tak gagal memimpin Kota Batu dengan menempati posisi ketiga dari perolehan sementara 1.050 suara dari 3 kecamatan.
Kegagalannya ini kemudian yang menjadi alasan Krisdayanti meminta maaf pada meminta maaf pada Megawati Soekarnoputri saat menghadiri acara yang sama beberapa hari terakhir.
Video detik-detik Krisdayanti sungkem dan minta maaf pada Megawati Soekarnoputri lantas menjadi sorotan publik terutama pada jawaban sang Ketum PDIP yang singkat dan bikin adem.
Baca Juga: Kalah di Pilkada Kota Batu, Krisdayanti Balik Ngonser, Istri Raul Lemos: Pelajaran Penting
Putri Bung Karno itu membela Krisdayanti dan menyebut kegagalannya sebagai bagian dari kecurangan yang dilakukan pada Pilkada serentak yang diselenggarakan hari Rabu, 27 November 2024 lalu.
"Maaf bu, saya belum berhasil (terpilih jadi Wali Kota Batu) di Pilkada tahun ini," kata Krisdayanti saat menyalami Megawati Soekarnoputri sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah akun @krisdayantilemos pada hari Minggu, 1 Desember 2024.
"Eh, jangan putus asa dulu. Kan pada curang semuanya itu, kita lihat saja nanti ya," jawab Megawati Soekarnoputri dengan singkat.
Baca Juga: Plin Plan! Krisdayanti Lanjut Calonkan Diri pada Bursa Pilkada Kota Batu 2024 Usai Nyatakan Mundur
Perbincangan ini pun mencuri perhatian publik, bahkan sempat menjadi perdebatan di media sosial.
Beberapa warganet juga memiliki kecurigaan yang sama dengan Megawati Soekarnoputri, namun tak sedikit pula yang menyebut Ketum PDIP itu harus legowo dengan kekalahan Krisdayanti karena mungkin tak sesuai dengan pilihan rakyat.