Di penghujung videonya, Rhenald Kasali berharap kaum muda bisa mencari jalan keluar atas permasalahannya sehingga bisa melepas masa lajangnya dan tidak bergantung apalagi sampai menimbulkan kecemasan atau anxiety berlebihan yang malah mengganggu kesehatan mental.
Penjelasan Rhenald Kasali ini mendapat respon positif di media sosial. Banyak warganet yang relevan dan mengambil pelajaran dari pengalaman Rhenald Kasali.
"Kesimpulannya: perempuan menerima kenyataan "susah" bersama laki -laki yang mau konsisten berjuang memperbaiki diri. Noted, Prof. Terima kasih sarannya," komentar akun @ailatiw_.
"Setuju banget, relevan dengan kisah saya dengan suami yang awalnya menikah modal pas-pasan, kamu berdua kerja sampai menunda momongan, tapi alhamdulillah kita komitmen susah ditanggung bersama. Suami juga punya usaha sampingan sekarang, karena usaha itu tidak menghianati hasil, tetap semangat!" komentar akun @siti_sweety.
"Mapan itu bukan karena uang atau dari keluarga kaya, tapi cowok yang bermental kaya/kemampuan menciptakan kekayaan. Melajang juga bukan pilihan yang mudah apalagi saat ini salah satunya karena negara tidak mampu menyediakan lapangan kerja, sementara biaya hidup terus tinggi," pungkas akun @yeti_maghfiroh.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!