showbiz

Cinta Laura Desak Pemerintah Lebih Serius Tangani Masalah Sampah, Indonesia Bakal Untung Sebanyak Ini jika Bisa Kelola Sampah dengan Baik

Senin, 4 November 2024 | 07:00 WIB
Potret Cinta Laura yang aktif suarakan tentang isu lingkungan desak pemerintah prioritaskan masalah sampah yang makin memprihatinkan di Indonesia. (Instagram/claurakiehl)

Selain itu, air di sekitar pemukiman warga juga rentan tercemar akibat tumpukan sampah yang tertimbun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan berbahaya bagi tubuh.

"Sampah di negara kita udah over capacity, udah melebihi batas. Kalo didiemin aja makin meluas dan semakin mencemari lingkungan kita," kata Cinta.

"Mau lu, Gunung Merbabu kalah tinggi ama gunung sampah kita?" kata Emon. "Gak mau kan naik gunung tiba-tiba bau sampah?" imbuh Andovi.

Konten video yang dibuat Cinta sekaligus mengajak masyarakat untuk mendukung petisi "Indonesia Darurat Sampah" dengan menandatanganinya di situs www.timindonesia.org.

Petisi ini mendesak agar para kepala daerah lebih serius dalam mengatasi permasalahan sampah menjelang Pilkada 2024.

Dengan begitu, diharapkan pemerintah akan lebih responsif terhadap masalah sampah yang bisa berdampak besar pada kesehatan, lingkungan, dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

Cinta menyebut dampak positif jika sampah yang terkelola dengan baik. Tumpukan sampah dapat diolah menjadi energi alternatif, seperti listrik dan gas metana.

Hal ini tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja di sektor pengelolaan sampah dan energi terbarukan.

Bahkan, dengan pengelolaan sampah yang efisien, pemerintah diprediksi bisa menghemat anggaran hingga Rp 130 triliun.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), sampah yang dikelola dengan baik juga akan meningkatnya kualitas lingkungan hidup.

Di sisi lain, pengelolaan sampah yang efektif juga dapat mendorong pertumbuhan industri daur ulang.

Sampah plastik, kertas, dan logam dapat diolah kembali menjadi barang bernilai, yang juga berkontribusi pada ekonomi sirkular.

Hal ini tentunya akan mendukung keberlanjutan lingkungan, mengurangi volume sampah, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini