Namun meski begitu, Joddy justru merasa lebih aman.
Rasa bersalah yang terus menghantuinya setiap saat membuat Joddy merasa lebih nyaman saat ia berada di balik jeruji besi.
"Di dalem aku cuma fokus jalanin hari-hari, ibadah, nggak ada sosial media, nggak ada serangan, ngerasa aman juga,” akunya.
Kini ia hanya bisa pasrah dan menerima jika banyak netizen yang menyebutnya sebagai seorang pembunuh.
"Aku terima semua sanksi sosial yang ada, aku terima segala hukuman yang ada tanpa pembelaan, ya karena aku tahu aku salah. Di sini, aku pun ngerasa kehilangan gitu," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!