showbiz

Tak Tau Cara Menebus Kesalahannya, Tubagus Joddy Pasrah Jika Dicap Sebagai Pembunuh: Aku Terima Tanpa Pembelaan!

Kamis, 3 Oktober 2024 | 18:45 WIB
Tubagus Joddy bersama almarhumah Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah (Instagram @tubagusjoddy)


SketsaNusantara.id - Tubagus Joddy akui terima jika orang-orang menyebutnya sebagai pembunuh.

Pasca keluar dari penjara setelah 2.5 tahun menjalani masa hukuman, Tubagus Joddy ceritakan bagaimana perasaannya kini.

Kepada Denny Sumargo melalui sebuah podcast, Tubagus Joddy tak akan menolak jika ada seseorang yang menyebutnya sebagai seorang pembunuh.

Baca Juga: Sudah Bebas, Tubagus Joddy Ngaku Justru Merasa Lebih Aman Saat di Penjara: Ngga Ada Serangan...

"Kalau orang bilang lo pembunuh?," tanya Denny Sumargo, dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo.

"Ya aku terima," jawabnya.

Sopir mendiang Vanessa Angel ini sudah pasrah dan menerima segala komentar negatif yang mungkin akan didapatkannya setelah ini.

Baca Juga: Tangisan Tubagus Joddy Usai Bebas dari Penjara, Mengaku Kehilangan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah: Kenapa Tuhan Gak Ambil Aku Aja

"Aku terima semua sanksi sosial yang ada, aku terima segala hukuman yang ada tanpa pembelaan, ya karena aku tahu aku salah. Di sini, aku pun ngerasa kehilangan gitu,"

"Ya udah aku bingung juga nebusnya kayak gimana. Aku nggak tahu cara nebusnya kayak gimana.

Joddy sadar bahwa kesalahannya ini tak bisa ditebus oleh apapun, kini ia hanya bisa pasrah atas hidupnya.

Baca Juga: Tubagus Joddy Bebas dari Penjara dalam Kasus Kecelakaan yang Tewaskan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, Fuji : Hati Uti Belum Ikhlas...

"Tapi kalau emang ada hal-hal seperti itu datang ke aku, ya udah aku terima. Aku nggak akan nolak sama sekali," lanjutnya, sembari meneteskan air mata.

Joddy pun mengaku bersedia menebus semua kesalahannya jika memang ada cara yang bisa ia lakukan.

Rasa bersalah Joddy lantaran kelalaiannya hingga membuat Gala Sky kehilangan kedua orang tuanya sangatlah besar.

Halaman:

Tags

Terkini