SketsaNusantara.id - Raffi Ahmad baru saja membuat netizen ikut bangga ketika ia mengabarkan telah mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari sebuah kampus di Thailand.
Namun kabar mengenai gelar Doktor Honoris Causa yang diterima oleh Raffi Ahmad dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) di Thailand kini menimbulkan kontroversi.
Dari laman Instagram @raffinagita1717 mengucapkan rasa terima kasih dan bangganya ketika Raffi Ahmad menerima gelar itu setelah lebih dari 20 tahun berkarir di dunia entertainment.
Namun pemberian gelar itu kemudian menjadi kontroversi ketika banyak warganet yang mulai mempertanyakan keabsahan kampus tersebut seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Cumicumi.
Bahkan ada yang mengklaim bahwa alamat kampusnya tidak valid atau palsu. Hal ini dibuktikan oleh WNI yang tinggal di Bangkok dimana ia mengaku kesulitan untuk menemukan informasi yang jelas mengenai institusi tersebut .
Gelar Doktor Honoris Causa yabg diterima Raffi Ahmad merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu yang dianggap memiliki kontribusi luar biasa dalam bidang tertentu.
Baca Juga: Syarat Mendapatkan Gelar Kehormatan atau Doktor Honoris Causa seperti Raffi Ahmad, Lulusan SMA Bisa?
Namun kemudian dalam kasus Raffi Ahmad, banyak yang meragukan kredibilitas UIPM karena keberadaan gedung kampus UIPM itu sendiri tak ditemukan.
Seorang netizen bahkan melakukan pencarian dan menemukan bahwa informasi mengenai kampus tersebut sangat minim, sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa kampus ini mungkin tidak memiliki reputasi yang baik atau bahkan tidak terdaftar secara resmi .
Pencarian kampus yabg memberi Raffi Ahmad gelar doktor honoris causa itu dibagikan oleh netizen Indonesia yang tinggal di Bangkok Thailanddi X @IbrahimNiar.
Pemilik akun tersebut sampai membagi cara bagaimana supaya bisa sampai ke UIPM, dengan alamat yang ada di website. Namun setelah sampai di alamat kampus di website kampus yang berada di Vibharadi-Rangsit 64, Yeak 3 ia terkejut.
Pasalnya yang ditemukan netizen di alamat itu bukanlah kampus tapi sebuah hotel dan apartemen bernama Ebina House. Maka kemudian ia berusaha menanyakan kepada resepsionis hotel perihal keberadaan kampus tersebut dan menemukan kenyataan bahwa memang tak pernah ada kampus di sana.