SketsaNusantara.id - Sayuri, musisi kenamaan asal Jepang yang kerap mengisi soundtrack anime-anime populer seperti My Hero Academia meninggal di usia 28 tahun.
Kabar duka ini diumumkan oleh sang suami, Amaraashi pada Jumat, 27 September 2024 di media sosial pribadinya @taltalasuka.
Amaraashi mengungkap, bahwa sang istri yang baru dinikahinya pada Maret tahun ini tutup usia pada Jumat, 20 September 2024.
Lewat unggahannya, Amaraashi menjelaskan bahwa pemakaman Sayuri akan digelar secara tertutup tanpa awak media dan hanya dihadiri kerabat hingga kenalan terdekat.
"Kami dengan tulus berterima kasih atas dukungan baik Anda terhadap Sayuri selama hidupnya, dan kami ingin mendoakan kedamaian abadinya bersama Anda,” tulisnya.
Profil Sayuri
Pemilik nama lengkap Sanketsu Shoojo Sayuri ini memiliki karir bermusik yang luar biasa, meskipun usianya masih terbilang muda, 28 tahun.
Selama hidupnya, Sayuri dikenal sebagai penyanyi yang mengisi soundtrack untuk beberapa judul anime populer.
Sayuri mulai aktif sebagai artis musik indie mulai tahun 2010, pindah dari kampung halamannya di Fukuoka ke Tokyo pada tahun 2013 untuk melanjutkan karir musiknya.
Dia melakukan debut mayornya pada tahun 2015 pada usia 18 tahun dan mulai menarik perhatian penggemar anime khususnya pada tahun yang sama, ketika singelnya "Mikazuki" digunakan sebagai tema ED untuk Rampo Kitan: Game of Laplace.
Sejak itu, dia telah membawakan lagu untuk anime termasuk Erased ("Sore wa Chiisana Hikari no Youna"), Scum's Wish ("Parallel Line"), My Hero Academia Season 4 ("Koukai no Uta"), Edens Zero "Sekai no Himitsu ") dan Lycoris Recoil ("Hana no Tou").