SketsaNusantara.id - Konflik Fanny Soegi dengan band yang telah melambungkan namanya Soegi Bornean, terus berlanjut.
Perempuan asal Semarang itu mengungkap borok band Soegi Bornean. Mulai soal pembagian royalti, hingga manajemen yang tak sehat.
Dalam cuitannya, Fanny menyoroti pemberian royalti yang tidak adil, terutama pada pencipta lagu Asmalibrasi yang meledak di pasaran.
"Bayangin aja, lagu Asma ini yang kalian denger di mana2, penciptanya sampai minjem uang untuk bayar sekolah anaknya. Nominal dari royalti lagu ini nggak main2, setengah Milyar lebih ada, tapi justru orang2 yang nggak punya hak dapat paling banyak & nggak transparan," tulis Fanny seperti dikutip SketsaNusantara.id dari laman @fannysoegi.
Personil Soegi Bornean
Soegi Bornean merupakan band asal Semarang, Jawa Tengah yang memiliki 3 personil yaitu Fanny Soegiarto (vokal), Aditya Ilyas (gitar), dan Bagas Prasetyo (gitar).
Grup yang terbentuk pada April 2019, merilis mini Album bertajuk Atma pada 2020 dengan salah satu single berjudul Asmalibrasi.
Lagu ini sukses melambungkan nama Soegi Bornean termasuk Fanny sebagai vokalisnya.
Sayang, pada 1 Maret 2024 Fanny memutuskan untuk mundur dari grup musik yang membuat namanya naik daun.
Setelahya, Bagas Prasetyo (gitaris) ikut mengundurkan diri. Praktis, tinggal Aditya Ilyas yang bertahan di Soegi Bornean.
Tak lama kemudian, Soegi Bornean melanjutkan karya bermusik dengan dua personel terbaru yaitu Sadhvika Vraspati dan Sunyi Ruri.