SketsaNusantara.id - Kiky Saputri, seorang komika yang dikenal lantang mengkritik isu-isu sosial dan politik, kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, bukan karena kelakar tajamnya di atas panggung, melainkan sikapnya yang diam di tengah riuh rendah demonstrasi menolak revisi UU Pilkada.
Dalam suasana demokrasi yang sedang bergolak, banyak yang bertanya-tanya, ke mana suara Kiky yang biasanya lantang?
Sementara para komika lain seperti Arie Kriting, Bintang Emon, dan Rigen turun ke jalan bersama ribuan demonstran lainnya, Kiky memilih jalur yang berbeda.
Dilansir SketsaNusantara.id, melalui akun media sosial X @kikysaputrii, ia menjelaskan bahwa setiap orang memiliki cara sendiri untuk menyuarakan pendapat dan berjuang untuk demokrasi.
Bagi Kiky, perjuangan tidak selalu harus dilakukan dengan berdemonstrasi di depan Gedung DPR, tetapi bisa melalui komunikasi langsung dengan pihak-pihak terkait.
"Semua punya caranya masing-masing. Ada yang fokus bersuara di sosmed. Ada yang siap turun ke jalan," tulisnya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun Kiky tidak hadir secara fisik di lapangan, ia tetap berperan aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi yang ia yakini.
Kiky Saputri juga menekankan pentingnya memahami tujuan utama dari aksi protes ini, yakni untuk mengawal Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada 2024.
Baca Juga: Tegas! KPU Angkat Suara Terkait Polemik Kebijakan Politik DPR RI Soal Pengesahan Revisi UU Pilkada
Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan bahwa demokrasi tetap berjalan dengan baik, meskipun cara untuk mencapainya bisa berbeda-beda.
Ketika banyak orang menilai kehadiran fisik dalam demonstrasi sebagai satu-satunya bentuk kontribusi, Kiky mengingatkan bahwa ada banyak cara untuk terlibat dalam proses demokrasi.