SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, girl grup generasi ke-4 Hi-L menarik perhatian ketika agensi manajemen mereka, SW Entertainment, memaksa mereka untuk bubar meski baru aktif selama tiga tahun.
Hi-L memulai debutnya pada tahun 2021 dengan enam member.
Sejak akhir tahun 2023, aktivitas grup tersebut dihentikan secara misterius.
Baca Juga: Kasihan! Suami Baru Celine Evangelista Diduga Ogah Akui Dirinya Dihadapan Publik, Ternyata Cuma...
Baru-baru ini, halaman Instagram Hi-L tiba-tiba berganti nama dan berganti merek. Girl grup pendatang baru baru, New-L, diperkenalkan untuk menggantikan Hi-L.
Terkait permasalahan tersebut, CEO SW menyatakan bahwa Hi-L dibubarkan, karena adanya perselisihan internal dalam grup.
Namun, beberapa member menanggapinya dengan memposting foto grup bersama, menimbulkan kecurigaan bahwa SW berbohong kepada publik untuk melegitimasi pembubaran dan mendebutkan grup baru.
Selain itu, cerita berubah ketika mantan member Soojung memberikan bukti konflik internal Hi-L, sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari laman Kbizoom.
Soojung mengaku menjadi korban perundungan. Dalam serangkaian postingan Instagram, idol wanita tersebut membagikan dokumen pengadilan yang merinci tuduhan dia dikucilkan dan diboikot oleh anggota Hi-L hingga tingkat yang ekstrim.
Soojung, yang mendapat perhatian dari publik melebihi member lainnya dalam grup, tampil di reality show Youth Star.
Sejak saat itu, dia diisolasi. Para member memboikot Soojung dan tidak memberitahunya tentang jadwal grup.
Situasinya semakin parah sehingga sang idol menjadi depresi dan harus dirawat di rumah sakit.