showbiz

Mantan Agensi Ji Soo 'KeyEast' Diharuskan Membayar Kerugian PH Drama River Where the Moon Rises, Nominalnya Mencapai Rp16,6 Miliar?

Kamis, 25 Juli 2024 | 12:15 WIB
Mantan agensi Ji Soo diharuskan membayar kerugian rumah produksi drama River Where the Moon Rises. (Instagram/actor_jisoo.)

SketsaNusantara.id - Mantan agensi aktor Ji Soo diharuskan untuk membayar kerugian besar yang dialami perusahaan produksi drama River Where the Moon Rises.

Ji Soo diketahui keluar dari produksi drama tersebut karena tuduhan kekerasan yang dilakukannya selama masih jadi pelajar.

Pada 25 Juli, Divisi Sipil 31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul memenangkan Victory Contents, memerintahkan mantan agensi Ji Soo, KeyEast, untuk membayar Victory Contents sekitar 1,42 miliar won ditambah bunga yang tertunda dalam gugatan ganti rugi.

Baca Juga: KPU Jawa Timur Gelar Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024 di Pacitan, Jadi Sarana Integrasi Budaya Jatim

Nominal tersebut jika dirupiahkan jumlahnya mencapai Rp16.683.224.802,00.

Ji Soo, yang menjadi pemeran utama dalam drama pra-produksi KBS 2TV River Where the Moon Rises, menghadapi tuduhan kekerasan di sekolah pada Maret 2021, saat drama tersebut baru tayang hingga episode keenam.

KeyEast mengakui tuduhan tersebut dan meminta maaf, namun kontroversi terus berlanjut, sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari laman Kbizoom. 

Baca Juga: Melek Isu Lingkungan, 300.000 Pohon Bakau Ditanam HYBE Labels Sejak Tahun 2022

Akibatnya, Ji Soo keluar dari drama saat lebih dari 95% proses syuting telah selesai.

Perusahaan produksi kemudian harus melakukan syuting ulang dengan Na In Woo dipilih untuk menggantikan Ji Soo, sehingga menimbulkan kerugian yang signifikan.

Hal ini menyebabkan konflik parah antara Victory Contents dan KeyEast.

Baca Juga: Contoh Susunan Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di RT, Ternyata Berbeda dengan Seremoni di Sekolah?

Pada bulan April 2021, Victory Contents mengajukan gugatan terhadap KeyEast, meminta 3 miliar won untuk biaya produksi tambahan dan biaya aktor karena harus melakukan syuting ulang.

Victory Contents menuduh KeyEast menghindari tanggung jawab dan gagal mengatasi kerugian secara proaktif.

Halaman:

Tags

Terkini