SketsaNusantara.id - Setelah seseorang mengaku sebagai staf yang berada di lokasi Jennie merokok dan memberikan klarifikasi soal keadaan sesungguhnya.
Terungkap bahwa pernyataan dari staf di lokasi yang membela Jennie BLACKPINK ternyata adalah palsu.
Klarifikasi itu diketahui berasal dari penggemar palsu.
Seperti diketahui, Jennie menuai kontroversi saat ia terlihat menghisap rokok elektrik atau vape di depan seorang staf sambil merias wajahnya dalam video berjudul "A Moment in Capri with Jennie" yang dirilis di saluran YouTube resminya belum lama ini.
Setelahnya, netizen A yang mengaku sebagai staf di lokasi tersebut mengatakan bahwa Jennie tidak merokok di zona dilarang merokok.
Menurut pengakuan netizen A, tempat yang ditampilkan dalam video adalah ruang tunggu peragaan busana Jacquemus.
Tempat itu pun, sambung dia, bukan termasuk dalam area bebas merokok.
"Ketika ditanya apakah dia boleh merokok, dia membuka jendela tepat di sebelahnya dan merokok,” “ungkap netizen A.
"Saat anggota staf sedang mencari produk bibir, Jennie menghirup bubble stick yang dijual di toko serba ada. Waktu untuk mengembuskan asapnya tepat. Dia terus meminta maaf bahkan setelah peragaan busana berakhir, dan anggota staf tersebut mengatakan bahwa tidak apa-apa karena dia sendiri adalah seorang perokok,” urai pernyataan netizen A dikutip SketsaNusantara.id dari laman sport chosun.
"Adalah masalah jika asap melewati kepala anggota staf, tapi menurutku kontroversi perilaku dan karakternya di masa lalu tidak boleh diungkit pada saat yang sama. Aku meninggalkan komentar ini karena aku kesal kami disalahpahami sebagai teman sejati,” tulisnya lagi.
Namun, netizen A kedapatan adalah orang yang menyamar sebagai anggota staf.