Tak sampai di situ, siswa SMAK Penabur Cirebon ini juga berhasil meraih medali perunggu pada ajang International Mathemathics Olympiad) yang digelar pada tahun 2022 lalu.
Dalam olimpiade tertua dan paling bergengsi di dunia ini, Sandy Kristian berhasil menjadi salah satu peserta terbaik dari 105 peserta yang hadir dari 630 negara.
Baca Juga: Juara! Rumah Makan Mirasa 2 Jadi Rekomendasi Tempat Makan Keluarga di Kediri, Punya Menu-Menu Legend
Kini, Sandy kuliah di National University of Singapore mengambil jurusan Computer Science dan tergabung dalam program kompetisi Clash of Champions yang menjadi pesaing terberat dari semua peserta.
Pasalnya, Sandy memiliki GPA/IPK sempurna 5.0/5.0 dan kemampuan berpikirnya tak diragukan lagi. Tak heran Sandy kemudian jadi sosok yang menginspirasi dan memiliki banyak penggemar saat ini hingga namanya jadi trending di Twitter.
Fakta Menarik Sandy Kristian Waluyo
Meski dikenal sebagai salah satu mahasiswa jenius asal Indonesia, Sandy ternyata juga tak jauh dari remaja sebayanya yang menggandrungi musik K-Pop.
Menilik dari akun Instagramnya, Sandy ternyata diketahui seorang Fanboy yang beberapa kali mendatangi konser K-Pop seperti TWICE, BLACPINK, Taeyoon, (G)-Idle, IVE hingga ENHYPEN.
Tak hanya itu, Sandy juga memiliki pesona ala aktor drama korea yang memiliki sifat tenang dan tak bisa ditebak. Ia pun menjadi idola baru di kalangan para remaja Indonesia saat ini.
Banyak netizen yang mengagumi Sandy yang memiliki hidup seimbang, karena tak hanya melulu belajar, tetapi juga bisa memberikan kesenangan positif bagi dirinya sendiri dengan sesekali mendatangi konser idol K-Pop.
Baca Juga: Rockstar Lisa BLACKPINK Capai Kesuksesan Global, Duduki Puncak Tangga Lagu di Seluruh Dunia!
Sandy Kristian menjadi sorotan netizen akhir-akhir ini usai menjadi pemenang di game Shuffle and Recall yang unggul dalam tiga babak yakni Memorize, Recall dan Examine.
Para peserta diharapkan dapat menghafal 52 kartu dan harus mengurutkannya dengan benar. Semua peserta kebanyakan gugur pada kartu ke-20 hingga 40 sedangkan Sandy masih tetap bertahan dan berhasil jadi kandidat terakhir hingga urutan ke-46.
Sandy bahkan mendapat pujian dari warganet dan mendapat pengakuan dari peserta lainnya yang menyebut Sandy sebagai sosok yang jenius sekaligus saingan terberat di Clash of Champions.***