Seorang ilustrator menuduh HYBE menggunakan karya seninya sebagai referensi tanpa izin.
Dilansir SketsaNusantara.id dari instagram @fyi.korea, sang ilustrator mengaku pernah dihubungi pejabat HYBE melalui sosial media.
Melalui kontak tersebut ia diajak berdiskusi tentang potensi kolaborasi karya seni untuk grup baru.
Namun kolaborasi tidak mencapai kesepakatan karena komunikasi mereka terputus begitu saja.
Ia baru mengetahui keberadaan SYNDI8 karena beberapa penggemar menanyakan partisipasinya dengan grup tersebut karena kemiripan gambarnya.
Karena sang ilustrator menyadari kesamaan tersebut maka ia mengungkapkan dugaannya ke publik.
Melalui akun instagramnya ia membagikan pengalamannya dan konsep karya yang ia nyatakan ditiru oleh HYBE.
Informasi ini kemudian kembali mengangkat cibiran pada label kuning tersebut.
KPopers mempertanyakan pertimbangan HYBE melakukan hal ini.
Warganet juga menyayangkan tindakan agensi yang dirasa belum maksimal dalam menaungi artis-artis yang sudah ada, tapi malah sibuk membuat karya baru yang akhirnya tidak cukup baik.***