showbiz

Jelang Penjualan Tiket, Konser Bruno Mars di Jakarta Terancam Diboikot Gegara Dituding Pro Israel, Ini Buktinya...

Selasa, 25 Juni 2024 | 19:15 WIB
Konser Bruno Mars di Jakarta terancam diboikot usai diketahui sebelumnya mendeklarasikan kecintaannya terhadap Israel saat konser di Tel Aviv (Instagram/brunomars)

Kekejaman Israel makin memicu emosi warga dunia, sehingga ramai seruan boikot untuk menghentikan dukungan kepada Israel dengan cara menghentikan penggunaan produk yang berafiliasi dengan Israel termasuk produk dari Amerika Serikat yang menjadi pendukung kuat zionis.

Baca Juga: Ikonik dan Lambang Akulturasi Budaya dan Tiga Agama, Batu Pertama Masjid Menara Kudus Berasal dari Palestina

Seruan boikot ini pun didukung oleh Erlangga Gresschinov yang selama ini gencar mendukung kemerdekaan Palestina dengan menyerukan aksi "julid fiisabilillah" di Twitter maupun Instagram.

"Bruno Mars bisa-bisanya ngadain konser di Tel Aviv. Tanggal 13 September besok giliran dia konser di Jakarta, mari kita serukan boikot!" tulis Erlangga Gresschinov melalui cuitan akun Twitter @erlanishere yang diunggah pada hari Senin, 24 Juni 2024.

Seruan ini pun mendapat respon positif bagi pendukung kemerdekaan Palestina dan ramai digaungkan di Indonesia sampai sekarang hingga tagar Boikot Bruno Mars trending di Twitter dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Beredar Rumor Rose Blackpink Gabung Label Besar AS, Mulai dari Staf Follow Instagram sampai Bruno Mars Like Postingannya

"Tidak ada kata lain selain #BoikotBrunoMars!!" Tulis akun @DaddyMinus.

"Jangan pandang buku ya gaes, siapapun yang mendukung zionis harus diboikot demi kemerdekaan Palestina. NCT kollab ama Starbucks aja rame diboikot sekarang ini, makanya jangan sampe beli tiket konsernya #BoikotBrunoMars," imbuh akun @saaiyo_kyu123.

Aksi boikot Bruno Mars ini gencar dilakukan untuk menghindari normalisasi hubungan Indonesia dengan Israel.

Baca Juga: Ulama Palestina Jadi Pelatih Tentara Majapahit, Pakai Baju Perang Pusaka Milik Sunan Kalijaga

Masyarakat yang ikut membeli tiket dan menghadiri konser tersebut secara tidak langsung dianggap mendukung penindasan Israel terhadap Palestina, terlebih sang artis terang-terangan menyatakan kecintaannya saat konser di Tel Aviv.

Diketahui, penjualan tiket akan dibuka mulai hari Kamis, 27 Juni 2024 besok. PK Entertainment selaku promotor konser Bruno Mars pun belum memberikan pernyataan terkait aksi boikot ini dan tampaknya tetap akan menggelar konser sesuai rencana.

Jika aksi boikot ini berhasil, maka bukan tidak mungkin konser Bruno Mars di Jakarta akan dibatalkan lantaran tidak ada orang yang membeli tiketnya sebagai dukungan terhadap Palestina.***

Halaman:

Tags

Terkini