"Adul lagi kurang sehat. Matanya kan udah nggak ngelihat sekarang," kata Panji Pragiwaksono dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Kiky Saputri.
Adul mengungkapkan kondisi kesehatannya ini kepada media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memeriksakan kesehatan mata secara rutin.
Glaukoma adalah penyakit mata yang merusak saraf optik dan umumnya disebabkan oleh peningkatan tekanan di dalam mata.
Kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara bertahap dan permanen jika tidak segera ditangani. Glaukoma sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak penderita tidak menyadari mereka terjangkit penyakit ini sampai kerusakannya sudah parah.
Gejala glaukoma dapat bervariasi tergantung pada jenisnya. Pada glaukoma sudut terbuka, gejala biasanya berkembang perlahan dan sering tidak disadari hingga penglihatan sudah sangat terganggu.
Sementara itu, glaukoma sudut tertutup dapat menyebabkan serangan mendadak dengan gejala seperti sakit mata hebat, sakit kepala, mual, muntah, penglihatan kabur, dan mata merah.
Baca Juga: Rose Blackpink Dikabarkan Segera Bergabung dengan The Blacklabel, Ungkap Masih Rencana
Penyebab utama glaukoma adalah peningkatan tekanan di dalam mata akibat penumpukan cairan yang tidak bisa mengalir dengan baik. Faktor risiko lain termasuk usia di atas 60 tahun, riwayat keluarga dengan glaukoma, kondisi medis tertentu seperti diabetes dan hipertensi, serta cedera atau peradangan pada mata.
Pengobatan glaukoma bertujuan untuk mengurangi tekanan di dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada saraf optik. Metode pengobatannya bisa meliputi obat tetes mata, obat oral, dan dalam beberapa kasus, operasi. Obat-obatan ini bekerja dengan cara mengurangi produksi cairan mata atau meningkatkan alirannya.
Meskipun tidak ada cara untuk memulihkan penglihatan yang sudah hilang akibat glaukoma, deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah kerusakan lebih lanjut.
Pemeriksaan mata rutin sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko tinggi. Selain itu, menjaga kesehatan mata melalui pola hidup sehat seperti diet seimbang, olahraga teratur, dan menghindari konsumsi kafein berlebihan juga dapat membantu.
Kondisi yang dialami Adul menjadi pengingat pentingnya kesadaran dan pemeriksaan dini terhadap glaukoma. Dengan deteksi dan penanganan yang tepat, kerusakan akibat glaukoma dapat diminimalkan.***