SketsaNusantara.id - Robby Purba kini tengah santer jadi bulan-bulanan netizen di media sosial usai mengunggah ulang video sekuriti Plaza Indonesia, Jakarta, yang diduga pukul anjing.
Berawal dari video yang diunggah akun Instagram @marlenehariman, video amatir yang menunjukkan tindakan seorang satpam memukul anjing K9 akhirnya jadi viral dan berakibat fatal hingga merugikan banyak pihak.
Pasalnya, sekuritiPlaza Indonesia yang terekam dalam video dikabarkan telah kehilangan pekerjaan akibat video viral tersebut usai pihak Plaza Indonesia memutus kerjasama dengan vendor security K9.
Baca Juga: KPU Jember Gandeng Lembaga Sketsa Tingkatkan Pemilih Muda dan Pemula di Jember
Menuai kontroversi, Nasarius selaku sekuriti Plaza Indonesia dalam video viral yang merupakan pawang dari anjing K9 bernama Fay pun akhirnya memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @mimi.julid, Nasarius menjelaskan bahwa dirinya terpaksa memukul anjingnya sendiri lantaran ingin menyelamatkan anak kucing.
"Maafkan saya. Saya terpaksa memukul anjing saya supaya dia berhenti terkam anak kucing. Saya sayang dia, dia anjing saya sendiri, saya menyesal," ungkap Nasarius sambil menangis.
Klarifikasi tersebut dibuktikan dengan rekaman kamera CCTV keamanan Plaza Indonesia yang menunjukkan bahwa anjing Fay sempat menerkam dan menggigit anak kucing lalu terpental ke tanah.
Penjelasan Nasarius kemudian mematahkan tuduhan kekerasan terhadap hewan yang ditudingkan kepada sekuriti Plaza Indonesia tersebut hingga jadi polemik dan memicu perdebatan di media sosial.
Netizen menyayangkan keputusan yang diambil Plaza Indonesia lantaran Nasarius tetap kehilangan pekerjaannya meskipun telah memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait kejadian yang viral di media sosial.
Hingga akhirnya netizen ikut menyoroti perbuatan animal defender yang menjadi penyebab awal mula video menjadi viral di medos termasuk Robby Purba yang ikut menyebarkan video tanpa menunggu klarifikasi lebih lanjut hingga menyebabkan Nasarius kehilangan pekerjaannya.