Tak hanya itu, Imam Tantori juga ikut terlibat dalam penyutradaraan selial televisi kolosal "Angling Dharma" yang populer di era awal tahun 2000-an.
Ia juga menjadi penulis skenario dalam sejumlah judul sinetron laga kolosal seperti "Tutur Tinular" (1997), "Walisongo" (2003) dan sinetron drama keluarga, "Ketika Cinta Bertasbih" (2009).
Salah satu judul sinetron yang melekat di hati penonton dan memperoleh rating tinggi aalah "Tukang Bubur Naik Haji", salah satu serial televisi dengan episode terbanyak yang tayang 2012 hingga 2017.
Penghargaan Imam Tantowi: Langganan Sabet Piala Citra FFI
Melalui karyanya, Imam Tantowi berulang kali meraih Piala Citra FFI sejak tahun 1989 sebagai penulis skenario terbaik film "Si Badung" dan Sutradara Terbaik film "Soerabaia 45" pada tahun 1991.
Imam Tantowi juga pernah dinobatkan sebagai penulis skenario terpuji melalui inetron "Tukang Bubur Naik Haji" pada Festival Film Bandung 2013.
Beberapa tahun sebelum wafat, Imam Tantowi juga menerima penghargaan Lifetime Achievement Award di Festival Film Indonesia 2024 atas dedikasi dan kontribusinya berkarya di dunia perfilman tanah air.
Berpulangnya Imam Tantowi meninggalkan jejak panjang yang menginspirasi sineas perfilman Indonesia. Karya-karyanya hingga kini masih dikenang dan menjadi bagian dari sejarah perkembangan insudtri film tanah air.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini