showbiz

Tak Ikut Upacara di Istana, Uya Kuya Pilih Rayakan HUT Kemerdekaan RI dengan Pemulung, Aksinya Gelar Pasar Murah di Jaksel Jadi Sorotan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB
Potret Uya Kuya dan Astrid upacara bersama pemulung hingga gelar pasar murah bersama anggota DPRD Jakarta dari fraksi PAN (Instagram/king_uyakuya)

SketsaNusantara.id - Uya Kuya bersama sang istri, Astrid Kuya, memilih cara berbeda untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Alih-alih mengikuti upacara peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut justru turun langsung ke tengah masyarakat dan mengikuti upacara bersama para pemulung.

Momen tersebut mencuri perhatian publik usai Uya membagikan pengalamannya menjadi pemimpin upacara bersama para pengepul sampah yang berada di kawasan Gasong, Menteng Atas, Jakarta Selatan, pada hati Senin, 17 Agustus 2026.

Menariknya, Uya Kuya sebenarnya mendapat undangan untuk menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.

Namun, ia memilih menghabiskan momen kemerdekaan bersama para pemulung yang selama ini bekerja di tengah keterbatasan.

Baca Juga: Penggagas Kampung Donor Kidul Besuk, Imam Rosyidi Raih Penghargaan Relawan Kemanusiaan Saat HUT RI ke-81

"Hari ini kami memperingati kemerdekaan bersama para pemulung, saudara sebangsa yang mungkin belum pernah merasakan bantuan sosial dari pemerintah, tetapi tetap berdiri tegak sebagai bagian dari Indonesia," tulis Uya dalam unggahan di akun instagram @king_uyakuya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id pada hari Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam unggahannya, Uya Kuya menunjukkan kondisi upacara bendera sederhana dengan pemandangan tumpukan sampah di sekelilingnya.

Video unggahan Uya juga memperlihatkan para pemulung yang hadir tetap menunjukkan semangat nasionalisme meski menjalani kehidupan dalam kondisi yang tidak mudah.

Bagi Uya, suasana tersebut justru menjadi bagian penting dari peringatan kemerdekaan.

Ia ingin momentum HUT RI tidak hanya dirayakan sebagai acara seremoni meriah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung kehidupan masyarakat yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Baca Juga: Uya Kuya Tetap Istiqomah Bagikan Ratusan Nasi Box di Jumat Berkah Meski Rumah Habis Dijarah

"Di tengah keterbatasan, mereka tetap semangat melaksanakan upacara kemerdekaan," ujarnya.

"Bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai wujud cinta kepada negeri dan harapan agar Indonesia ke depan semakin sejahtera, adil, dan tidak melupakan mereka yang selama ini berjuang di tengah kerasnya kehidupan," sambungnya.

Halaman:

Tags

Terkini